Metode Pengajaran PMP Akan Diubah
Ilustrasi. (Foto: MI/Adi Kristiadi)
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Degradasi moral hingga sikap anti-Pancasila yang belakangan ini terjadi menjadi salah satu pertimbangan mengembalikan PMP ke sekolah.

"Sedang dalam penggodokan dan pembahasan. Ke depan kita akan berikan Pancasila menjadi pelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Ini poin pentingnya," ujar Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbud Supriano melalui sambungan telepon dalamEditorial Media Indonesia, Rabu, 28 November 2018. 


Supriano mengatakan pemerintah bertekad menanamkan kembali Pancasila sebagai sejarah bangsa, dasar negara, dan pandangan hidup negara melalui PMP. Pancasila, kata dia, tidak datang tiba-tiba melainkan sudah tertanam dalam karakter bangsa. 

Pancasila berkaitan dengan moral, karakter, sikap, perilaku, dan tindakan, karenanya Supriono memastikan PMP 'edisi baru' akan berubah metode pembelajarannya. Bukan lagi dengan ceramah atau mendengarkan penjelasan guru dan hapalan melainkan dipraktikkan dalam berbagai kegiatan.

"Membuat proyek, kegiatan, dan harus banyak contoh. Bisa saja lewat media sosial misalnya dengan video pendek. Dengan begini metode pembelajaran lebih menyenangkan dan bisa diakses dimana saja," kata dia.

Menurut Supriono selama ini penerapan nilai-nilai Pancasila kekurangan contoh. Tidak banyak contoh-contoh kebaikan yang bisa diperoleh oleh anak-anak alih-alih hanya drama perselisihan baik di media sosial maupun kehidupan nyata. 

Contoh sederhana memupuk rasa persatuan bisa diwujudkan melalui pertandingan sepak bola. Di akhir pertandingan para pemain wajib bersalam-salaman dan menanggalkan rivalitas karena perbedaan untuk kembali menjadi manusia yang hidup berdampingan.

"Atau rasa sosial dan kerja sama yang dari TK sudah bisa dilakukan. Yang penting diajarkan, dipraktikkan, dan diulang. Belajar karakter tidak bisa instan dan guru harus menjadi contoh. Ini yang dihidupkan kembali dengan cara yang lebih menyenangkan," pungkasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id