Ilustrasi pemerikaan suhu tubuh sebelum pelaksanaan UTBK SBMPTN. Foto: Unej
Ilustrasi pemerikaan suhu tubuh sebelum pelaksanaan UTBK SBMPTN. Foto: Unej

13.826 Peserta Bakal Ikut UTBK-SBMPTN 2022 di Universitas Jember

Pendidikan sbmptn UTBK Universitas Jember UTBK 2022 SBMPTN 2022 UTBK-SBMPTN 2022
Citra Larasati • 19 April 2022 18:50
Jakarta:  Sebanyak 13.826 peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 di Pusat UTBK Universitas Jember. Jumlah tersebut terdiri dari 6.937 peserta kategori ujian Saintek, 5.963 peserta kategori ujian Soshum, serta 926 peserta kategori ujian Campuran.
 
Informasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Slamin dalam kesempatan rapat persiapan pelaksanaan UTBK SBMPTN yang digelar secara daring
 
Dalam rapat persiapan tersebut dilaporkan, Pusat UTBK Universitas Jember telah menyiapkan 25 lokasi UTBK yang tersebar di beberapa gedung yang ada di fakultas dan fasilitas pendukung lainnya di kampus Tegalboto, Jember. Menurut Wakil Rektor I, di setiap ruangan nantinya akan diisi oleh 20 hingga 40 peserta menyesuaikan dengan luasan lokasi ujian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam setiap sesi UTBK SBMPTN akan ada 615 peserta, sementara dalam satu hari pelaksanaan UTBK ada dua sesi, yakni sesi UTBK pagi dan siang. Untuk diketahui UTBK SBMPTN 2022 digelar dalam dua gelombang yakni gelombang pertama 17 hingga 23 Mei 2022 dan gelombang kedua pada 28 Mei 2022 hingga 3 Juni 2022.
 
Slamin yang juga sebagai Ketua Pusat UTBK SBMPTN Universitas Jember lantas menegaskan, karena UTBK SBMPTN 2022 dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 maka pelaksanaan UTBK tetap memberlakukan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. “Khusus bagi peserta UTBK SBMPTN 2022 di Pusat UTBK Universitas Jember maka kami harapkan semuanya sudah mendapatkan vaksin booster atau vaksin ketiga.
 
Sementara bagi yang belum mendapatkan vaksin booster maka wajib membawa hasil tes antigen yang berlaku selama satu kali dua puluh empat jam pada saat mengikuti UTBK. Di setiap lokasi ujian juga akan kami tempatkan tanda QR Code Peduli Lindungi sebagai langkah antisipasi,” jelas Slamin.
 
Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19, Ulfa Elfia mengimbau agar peserta UTBK SBMPTN yang belum mendapatkan vaksin booster untuk segera mendapatkan vaksin penguat tersebut.
 
“Mumpung masih ada waktu, silakan bagi peserta UTBK SBMPTN yang mungkin belum vaksin booster atau malah belum mendapatkan vaksin kedua untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan dan lokasi pemberian vaksin yang kini banyak disediakan oleh pemerintah. Harapannya, UTBK berlangsung lancar dan semua yang terlibat di SBMPTN tetap terlindungi dari Covid-19,” kata Ulfa Elfia.
 
Baca juga:  Tips Memilih Program Studi dengan Mengintip Angka Keketatan di Jalur SBMPTN
 
Di akhir acara, Wakil Rektor I berpesan kepada seluruh peserta UTBK SBMPTN 2022, agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk giat belajar. Pasalnya persaingan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dipastikan lebih ketat daripada jalur SNMPTN mengingat peserta SBMPTN lebih banyak.
 
“Mumpung masih dalam suasana bulan Ramadan, manfaatkan puasa kali ini dengan giat belajar sekaligus berdoa agar niatan mulia untuk menempuh kuliah di PTN dikabulkan Allah SWT. Dan jangan lupa meminta restu orang tua sebab mereka lah yang akan mendukung studi Anda,” pesan Slamin. 
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif