Siswa PAUD tengah belajar sambil bermain. Foto: MI/Susanto
Siswa PAUD tengah belajar sambil bermain. Foto: MI/Susanto

Hasil Riset di Amerika Mengungkap Manfaat Anak Ikut PAUD

Pendidikan PAUD
Ilham Pratama Putra • 17 Juni 2020 17:28
Jakarta:  Berdasarkan penelitian jangka panjang Perry Preschool Project di Amerika Serikat terungkap, bahwa proses belajar mengajar di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki manfaat jangka panjang bagi tumbuh kembang anak. 
 
Tidak hanya mampu meningkatkan Intelligence Quotien (IQ), anak yang pernah mengikuti PAUD juga terbukti memiliki peluang dalam kemapanan finansial yang lebih baik di masa depan.
 
"Berdasarkan fakta riset, sebanyak 65 persen anak yang mengikuti PAUD akan memiliki IQ tinggi atau di atas skor 90 pada usia lima tahun," kata Mahasiswa asal Indonesia yang tengah menyelesaikan program Doktoral Education and Management di University of Nottingham, Inggris, Yohan Rubiyantoro dalam Webinar Himpaudi TV bertema 'PAUD di Inggris dan Finlandia dalam Pandemi Korona' Rabu, 17 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemampuan anak yang telah menjalani PAUD dalam menuntaskan pendidikan di jenjang selanjutnya juga akan meningkat. "Sebanyak 77 persen siswa yang pernah PAUD dapat melanjutkan pendidikan di jenjang selanjutnya dengan baik," terangnya.
 
Selain itu Yohan juga menyebut, anak yang mengikuti PAUD cenderung memiliki tingkat emosi yang baik sehingga dalam kesehariannya dapat menghindarkan diri dari perilaku kekerasan.
 
"Saat ikut PAUD dia akan lebih sedikit melakukan kejahatan. Kalau dia ikut PAUD saat kecil biasanya sangat minimal akan melakukan tingkat kejahatan di masa datang," lanjutnya.
 
Selain itu, Yohan juga mengungkap fakta lain dari riset tersebut.  Pada usia sekitar 40 tahun, anak yang pernah mengikuti PAUD tadi ternyata juga memiliki kecenderungan penghasilan finansial lebih baik dari pada pada yang tidak pernah ikut PAUD.
 
"60 persen anak yang pernah PAUD juga memiliki pendapatan tinggi ketika di usia 40," ujar Pegawai Tugas Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini.
 
Baca juga:  Jenjang SD di Zona Hijau Baru Boleh Dibuka September
 
Untuk itu Pemerintah Inggris memberikan perhatian bahkan prioritas pada pengelolaan pendidikan di jenjang PAUD.  Bahkan Yohan menjelaskan, jika PAUD akan dibuka lebih dulu dari pada jenjang sekolah lainnya di masa pandemi ini.
 
"Sama seperti di Indonesia dibuka bertahap, tapi yang diprioritaskan untuk dibuka duluan justru jenjang PAUD dan juga SD pada 1 Juni 2020 kemarin," terangnya.
 
Sementara Indonesia sebaliknya, pembukaan sekolah dilakukan secara bertahap dan dimulai dari jenjang SMP sederajat dan SMA/MA/SMK baru dua bulan kemudian jenjang SD dan di bulan kelima sejak dimulainya tahun ajaran baru giliran PAUD akan dibuka. Sekolah tingkat menengah ini diizinkan buka pada Juli 2020.
 
"Hanya diperkenankan bagi SMA, SMK, dan SMP, jadi hanya yang level menengah. Jadi SD saat ini belum dipersilakan membuka, harus menunggu dua bulan lagi. Jadinya untuk yang paling awal pun hanya SMP ke atas yang boleh," kata Mendikbud Nadiem Makarim dalam konferensi video Panduan Pembelajaran di Tahun Ajaran Baru 2020/2021 di Tengah Pandemi, Senin 15 Juni 2020.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif