Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Dokumentasi UGM.
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Dokumentasi UGM.

Seleksi Jalur Mandiri UGM Pakai Nilai UTBK dan Rapor

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2020
Muhammad Syahrul Ramadhan • 23 Juni 2020 19:30
Jakarta: Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono mengatakan, seleksi masuk UGM jalur mandiri tahun ini tidak melalui tes tulis. Jalur Mandiri tahun ini akan menggunakan nilai Ujian Tulis Berbbasis Komputer (UTBK) 2020, rapor, plus prestasi.
 
"Kami modifikasi menggunakan nilai UTBK, ditambah nilai rapor, ditambah prestasi, sertifikat dan ranking di kelas, di sekolah," kata Panut dalam dalam Live IG @osc_medcom.id, Selasa, 23 Juni 2020.
 
Panut mengatakan, kebijakan ini diambil karena mempertimbangkan protokol kesehatan pandemi virus korona (covid-19), yang harus mengurangi kerumunan massa, dan mengatur skema ujian. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, kata dia, penyelenggaraan tes tulis bisa menghadirkan 40 ribu lebih calon mahasiswa baru. Bila dipaksakan tes tulis, akan berisiko membuat kerumunan massa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di saat normal yang mendaftar sekitar 46 ribu orang, itu membutuhkan ruang yang banyak dan konsentrasi massa, itu berat dan di kondisi pandemi ini nggak mungkin," terangnya.
 
Ia menyampaikan, rencana perubahan UTBK-Seleksi Bersama Masuk Peguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menjadi dua gelombang juga mempengaruhi jadwal ujian mandiri UGM. Biasanya, ujian jalur mandiri dimulai hanya selang beberapa hari setelah pengumuman UTBK-SBMPTN.
 
Baca:UTBK-SBMPTN 2020 Diputuskan Dua Gelombang
 
Dengan adanya perubahan kebijakan UTBK-SBMPTN 2020, kata Panut, pihaknya sudah mengatur ulang jadwal ujian jalur mandiri menyesuaikan pengumuman lebih lanjut dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Bila merujuk jadwal semula hasil UTBK-SBMPTN akan diumumkan pada 25 Juli 2020.
 
"Karena belum tahu kapan mundurnya UTBK kemudian SBMPTN, sehingga kami belum menentukan tanggal. Tapi prinsipnya paling lama satu minggu setelah pengumuman itu kami lakukan seleksi mandiri," terangnya.
 
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) memutuskan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 digelar dua gelombang. Peserta UTBK gelombang kedua hanya berdasarkan domisilinya.
 
"Akan ada alternatif atau gelombang kedua. Itu tanggal 20 sampai 29 Juli 2020, tempatnya bisa di SMA atau SMK di masing-masing daerah," kata Ketua MRPTNI, Jamal Wiwoho, kepada Medcom.id, Selasa, 23 Juni 2020.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif