Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta

Ujian Kompetensi Keahlian SMK Ditiadakan

Pendidikan Ujian Nasional Virus Korona
Ilham Pratama Putra • 01 April 2020 11:32
Jakarta: Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk 2020 ditiadakan. Kebijakan ini selaras dengan dibatlkannya Ujian Nasional (UN) tahun ini akibat wabah virus korona (covid-19).
 
"Karena UKK juga menjadi bagian dari Ujian Nasioanal (UN), maka UKK tahun 2020 dibatalkan," kata Direktur SMK, Bakrun, dalam rapat koordinasi melalui konferensi video, Rabu, 1 April 2020.
 
Bakrun mengatakan, SMK yang sudah telanjur melakukan UN maupun UKK, masih bisa menggunakan nilainya sebagai pemetaan kompetensi siswa. Namun, bukan sebagai syarat kelulusan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kelulusan diserahkan pada sekolah melalui Ujian Sekolah. Dengan ketentuan tidak boleh mengumpulkan siswa di sekolah, kecuali yang sudah melakukan," jelas dia.
 
Baca:Enam Provinsi Tunda UN SMK
 
SMK diminta memanfaatkan nilai rapor lima semester terakhir, portofolio, dan penugasan atau ujian secara daring. Sekolah juga diimbau tidak memaksakan kegiatan praktikum.
 
"Semua dilihat dari rekam yang telah mereka lakukan sebelum masa darurat ini. Tidak perlu penuntasan kurikulum. Apa yang sudah dikerjakan itu saja yang diukur," tambah Bakrun.
 
Bakrun menyatakan, kenaikan kelas juga akan menggunakan metode yang hampir sama. Ujian Akhir Semester (UAS) juga tak diperlukan untuk penuntasan kurikulum.
 
"Ujian Akhir Semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh," tutup Bakrun.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif