Rektor Unair, Mohammad Nasih. Foto: Zoom
Rektor Unair, Mohammad Nasih. Foto: Zoom

Rektor Janji Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa Unair

Pendidikan bunuh diri Pendidikan Tinggi
Amaluddin • 01 September 2020 18:09
Surabaya:  Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tengah mendalami penyebab kematian mahasiswanya, yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bedah plastik di RSUD Dr Soetomo.  AB merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair. 
 
"Masih mendalami (penyebab kematian), dan Saya belum dapat laporan dari kawan-kawan FK dan RSUD Dr Soetomo. Tunggu kabar dan informasi lebih detailnya, karena Saya belum ada laporan secara pasti," kata Rektor Unair, Mohammad Nasih, saat dikonfirmasi, Selasa, 1 September 2020.
 
Menurut informasi yang beredar, mahasiswa berinisial AB itu diduga meninggal bunuh diri dengan meminum cairan pembersih Vixal. Penyebabnya diduga AB mendapat perundungan dari para seniornya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  Kemendikbud: RUU Ciptaker Tak Merugikan Pendidikan Indonesia
 
Namun, Nasih irit bicara terkait penyebab kematian AB. Ia hanya memastikan yang bersangkutan baru tiga hari menjalani praktik sebagai dokter PPDS di RSUD Dr Soetomo.
 
"Penyebab kematiannya apa, kami tidak tahu itu kan urusan rumah sakit. Yang jelas yang bersangkutan baru tiga hari praktik di rumah sakit. Tunggu proses yang ada," katanya.
 
Nasih menyatakan, pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait kematian seorang mahasiswanya. Sebab, Nasih mengaku masih mendalami masalah tersebut bersama FK dan RSUD Dr. Soetomo.
 
"Sekali lagi belum ada laporan resmi ke kami, dan sekarang sedang ditangani sama teman- teman dokter RSUD Dr Soetomo sebagai tempat proses belajar mengajar. Jadi yang tahu persis RSUD Dr. Soetomo," ujarnya.
 
Meski demikian, Nasih berjanji akan menyampaikan ke publik secara detail, jika laporan resmi terkait peristiwa kematian AB telah diterima. "Secara otomatis universitas pasti akan update. Mungkin saat ini sedang bekerja, nanti untuk laporannya bisa secara resmi detail. Peristiwanya bagaimana dan seterusnya," kata Nasih.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif