"Gab, Mama Papa mungkin tidak dapat membiayai kamu untuk kuliah kedokteran, tapi kamu harus tahu bahwa Tuhan itu kaya, Tuhan yang akan menolong kamu" kata sang ibu.
“Tuhan, bantu saya kalau saya ingin menjadi dokter” ucap Gabriel dalam doa dan tangisnya.
Setelah beberapa hari pembicaraan dengan kedua orang tuanya itu, Tuhan seakan memberi jawaban atas doanya. Gabriel mendapat kabar beasiswa afirmasi dari pemerintah daerah Papua Barat dibuka.
“Saya memutuskan untuk mendaftarkan diri dan memilih UGM sebagai kampus tujuan saya. Awalnya saya sempat ragu akan diterima karena UGM adalah kampus impian banyak orang, pasti sulit untuk diterima. tetapi Puji Tuhan, akhirnya saya diterima untuk berkuliah di jurusan kedokteran UGM,” kenang Gabriel yang kini tengah menempuh kuliah prodi kedokteran UGM di semester tujuh dikutip dari laman ugm.ac.id, Senin, 13 Maret 2023.
Anak pertama dari tiga bersaudara ini tidak membayangkan kini jadi mahasiswa kedokteran. Ayah Gabriel merupakan seorang pendeta yang sejak mudanya selalu mengisi khotbah di berbagai gereja dari pedalaman Sulawesi hingga Papua.
“Papa saya bekerja sebagai Pendeta dan ibu saya seorang ibu rumah tangga. Saya lahir di Palu, Sulawesi Tengah. Sejak berusia 3 bulan, orang tua saya mendapat tugas pelayanan di pedalaman Da'a Timur, Sulawesi Tengah sehingga saya menghabiskan masa kecil saya di sana," cerita Gabriel.
Ayahnya yang orang Papua, lalu dipanggil untuk melanjutkan pelayanan di Tanah Papua. Gabriel menghabiskan masa pendidikan SD hingga SMA di Papua dan lulus dari SMAN 1 Teluk Bintuni, Papua Barat.
Gabriel sejak di bangku sekolah dasar selalu berprestasi dan langganan juara di kelas. “Puji Tuhan, selama SMA saya selalu masuk 3 besar,” beber dia.
Tidak hanya pintar di akademik, Gabriel juga sering mengikuti berbagai kejuaraan terutama keterampilannya dalam orasi. Dia beberapa kali mengikuti lomba dan mendapat juara.
“Saya pernah mendapatkan juara 2 lomba pidato kebangsaan tingkat provinsi,” kata dia.
Beradaptasi lebih cepat
Gabriel mengaku saat awal-awal perkuliahan ia sempat kesulitan beradaptasi dengan pola pembelajaran di kampus. Ditambah lagi berada di lingkungan baru, sehingga perlu beradaptasi dengan cepat.Namun, Gabriel tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan belajar sebaik-baiknya. Dia selalu bersyukur sejauh ini Tuhan selalu memberikan jalan terbaik bagi dirinya.
"Karena saya tahu ini adalah impian saya dan Tuhan sudah membukakan banyak jalan sejauh ini agar saya dapat terus lebih dekat dengan impian saya tersebut. Meskipun kadang ada masa-masa yang sulit selama perkuliahan saya mau berusaha untuk terus membenahi diri dan melakukan yang terbaik agar dapat melewati setiap semester dengan baik," tutur dia.
Gabriel bersyukur dosen, kakak tingkat, dan teman-teman seangkatan sangat suport secara langsung maupun tidak langsung. Mereka membantu Gabriel berproses selama di UGM.
Dia mengaku kuliah di UGM tak semata-mata mengejar nilai akademik. Sebab, baginya tujuan belajar adalah mendapatkan ilmu yang bisa berguna untuk menolong dan melayani pasien sakit.
Gabriel sangat bersungguh-sungguh dalam belajar. Dia juga memiliki tekad kuat dan harus pintar membagi waktu.
"Yang terpenting adalah mengandalkan Tuhan karena selama berkuliah akan ada masa ketika kita merasa kesulitan, mungkin juga merasa tidak sanggup, tetapi kita harus yakin bahwa Tuhan dapat memampukan kita untuk melewati semua ini," tutur dia.
Setelah selesai pendidikan dokter, Gabriel ingin mengabdi di kampung halamannya. Sebab, masyarakat di kampungnya masih memerlukan layanan kesehatan yang kadang masih sulit terjangkau dengan baik oleh tenaga medis di sana.
"Saya melihat masyarakat di daerah saya sangat memerlukan layanan-layanan kesehatan untuk menyokong kesejahteraan hidup mereka. Saya ingin mengambil bagian untuk memajukan kesehatan masyarakat ketika saya kembali untuk bekerja di Tanah Papua," tutur dia.
| Baca juga: Mahasiswa UGM Merapat! Beasiswa OCBC NISP Syariah Dibuka, Daftar Yuk! |
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News