Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

IOI 2022 Berakhir, Kemendikbudristek: Teknologi Digital Kian Lekat dengan Kehidupan

Ilham Pratama Putra • 15 Agustus 2022 10:54
Yogyakarta: Rangkaian International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 Tahun 2022 yang berlangsung sepekan pada 7-15 Agustus 2022 resmi ditutup. IOI menjadi salah satu bukti semangat global yang dimiliki 90 negara peserta kompetisi bergengsi di bidang informatika, utamanya mewujudkan masyarakat 5.0.
 
“IOI ke-34 yang bertema Digital Energy of Asia merupakan bentuk dukungan terwujudnya masyarakat 5.0, di mana teknologi digital akan menjadi sangat dekat dengan kehidupan manusia dan dikembangkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan kehidupan,” kata Sekjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti di Kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu, 14 Agustus 2022.
 
Suharti menuturkan selain berkompetisi di bidang IT, peserta IOI juga melakukan ekskursi budaya ke berbagai destinasi wisata budaya di Yogyakarta. Salah satunya mengikuti malam budaya sehari sebelum penutupan IOI di Candi Borobudur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mereka mengikuti acara malam budaya dengan sangat antusias, menikmati kekayaan budaya Indonesia yang diakui UNESCO sebagai salah satu keajaiban dunia,” tutur Suharti.
 
IOI ke-34 diikuti 536 peserta yang terdiri atas 357 kontestan pelajar SMA dan 179 leader, team leader, pendamping, dan tamu. Sebanyak 414 peserta berpartisipasi luring dan 122 peserta mengikuti kompetisi secara daring.
 
“Pada tahun ini, penyelenggaraan IOI ke-34 memberikan sebanyak 180 medali yaitu 30 medali emas, 59 perak, dan 91 perunggu kepada pemenang kompetisi,” ujar Suharti.
 
Selain itu, penghargaan Honorable Mention diberikan kepada 36 peserta dengan nilai tinggi pada salah satu hari kompetisi. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi kerja keras dan capaian baik dari peserta.
 
Ajang IOI diselenggarakan dengan lima tujuan. Pertama, menemukenali, mendorong, menantang, dan memberikan pengakuan terhadap anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika.
 
Kedua, membangun persahabatan internasional di antara ilmuwan dan pendidik bidang komputer. Ketiga, memperkenalkan disiplin ilmu informatika kepada kaum muda.
 
Keempat, mempromosikan penyelenggaraan kompetisi informatika kepada siswa sekolah menengah. Terakhir, mendorong negara-negara lain sebagai penyelenggara kompetisi IOI di masa depan.
 
“Bagi Indonesia, ajang ini selain sebagai ajang prestasi juga sebagai sarana menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi (computational thinking) bagi anak-anak Indonesia dalam rangka Merdeka Belajar,” tutur Suharti.
 
Baca juga: Bermula Belajar Otodidak Hingga Vannes Sumbang Perak untuk Indonesia di IOI 2022

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif