ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani
ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani

Masih Banyak Sekolah Tidak Tahu Ada Kurikulum Darurat

Pendidikan Virus Korona Pembelajaran Daring Kurikulum Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 06 November 2020 16:03
Jakarta:  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pemantauan di 42 wilayah di Indonesia terkait penerapan kurikulum darurat khusus masa pandemi covid-19. Dalam temuan mereka ternyata masih ada sekolah yang tidak tahu keberadaan kurikulum darurat atau penyederhanaan kurikulum 2013.
 
"Kami mendatangi 42 wilayah dan 42 wilayah kabupaten kota itu mayoritas kepala dinas, guru, kepala sekolahnya enggak tahu peraturan ini," ujarnya dalam siaran YouTube Suaradotcom 'Sukses Belajar di Masa Pandemi', Jumat 6 November 2020.
 
Padahal kehadiran kurikulum darurat ini sangatlah penting. Gunanya mengurangi beban siswa dalam menyelesaikan pembelajaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guru pun tidak perlu menyelesaikan kompetensi dasar yang ada. Menurut Retno butanya sekolah akan kurikulum darurat ini disebabkan beberapa hal.
 
"Kemendikbud tidak memberikan arahan ke dinas, dinas tidak memberikan pengarahan ke sekolah," terang Retno.
 
Baca juga:  Sekolah di 3T Bakal Terima Bantuan Laptop Tahun Depan
 
Akhirnya, tidak ada sekolah yang menjalankan kurikulum tersebut. Akibatnya, sekolah jadi tidak bisa melakukan penyederhanaan di masa pandemi.
 
"Padahal sudah ada Surat Edaran Sesjen nomor 15 tahun 2020 tentang penyederhanaan itu, tapi malah tidak ada yang tahu. Sekolah pun akhirnya enggak berani pakai kurikulum darurat dan akhirnya menggunakan kurikulum yang berat," pungkasnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif