Kegiatan mendongeng di TBM Bukit Duri Bercerita. Foto: Istimewa
Kegiatan mendongeng di TBM Bukit Duri Bercerita. Foto: Istimewa

Redam Gempuran Gawai, Sejak Dini Promosikan Kegiatan Mendongeng

Media Indonesia.com • 12 November 2021 14:26
Jakarta: Upaya mengungkit minat baca kini semakin gencar dilakukan. Baik oleh institusi pemerintah, komunitas taman bacaan masyarakat (TBM), hingga para pegiat literasi secara pribadi. Tujuannya tak lain untuk menumbuhkan kebiasaan membaca masyarakat di tengah gempuran gawai.
 
Inilah yang dilakukan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Sejumlah pustakawannya mendatangi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bukit Duri Bercerita di kawasan Bukit Duri Tanjakan, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021).
 
Mereka berbagi membacakan cerita dan mendongeng kepada sekitar 10 anak yang biasa belajar di TBM Bukit Duri Bercerita. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anak-anak sangat antusias mendengar dan menjawab kuis yang kami berikan. Ini menjadi selingan tersendiri dan sangat menyenangkan," kata Dodo, salah satu pustakawan dari Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan, melalui keterangan tertulis, Jumat, 12 November 2021.
 
Selain ke TBM Bukit Duri Bercerita, Dinas Perpustakaan Jakarta Selatan juga melakukan kegiatan promosi minat baca ini ke 10 titik di wilayah Jakarta Selatan. Total ada 55 titik di DKI jakarta yang didatangi.
 
"Kegiatan ini sangat positif untuk mempromosikan minat baca dan mengajak anak-anak senang membaca sejak dini," kata dia.
 
Baca: Guru Madrasah Dapat Akses Gratis Buku dan Jurnal di Perpusnas
 
Kegiatan ini juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa ruang publik sudah mulai terbuka bagi masyarakat. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
Pendiri TMB Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih mengatakan, kegiatan ini sangat menyenangkan. Apalagi selama pandemi Covid-19 jarang sekali ada tatap muka secara langsung. 
 
"Kegiatan mendongeng ini merupakan hadiah bagi anak-anak. Mereka bahagia luar biasa. Semoga kegiatan ini terus berlangsung dan lebih banyak lagi anak-anak yang dapat mendengarkan dongeng," kata Kak Ning Nong, sapaan Safrudiningsih.

 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif