Peluncuran MUI Academy. Foto: UI/Humas.
Peluncuran MUI Academy. Foto: UI/Humas.

UI Luncurkan Platform Belajar Daring 'MUI Academy'

Pendidikan Pembelajaran Daring Universitas Indonesia
Arga sumantri • 18 Agustus 2021 20:52
Depok: Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Makara UI (MUI) Academy. Platform pembelajaran daring ini disebut dapat membantu mewujudkan akses pendidikan inklusif, serta dibuat agar dapat diakses di mana saja, kapan saja, dan siapa saja.
 
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam berharap MUI Academy bisa menjadi mata air bagi masyarakat yang ingin terus belajar. 
 
"Sesungguhnya, kegiatan re-learning, re-skilling, dan unlearning merupakan suatu keniscayaan di era transformasi digital yang menuntut masyarakat untuk terus belajar kecakapan dan kemampuan-kemampuan baru," ujar Nizam mengutip siaran pers UI, Rabu, 18 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah turut menjadi pembicara kunci dalam kegiatan ini. Menurut Ida, pendidikan tinggi merupakan salah satu kunci pencipta sumber daya manusia unggul untuk pembangunan Indonesia. 
 
"Karena pendidikan tinggi dapat menciptakan transformasi struktur ekonomi, mobilitas sosial ekonomi vertikal antar generasi, dan akses lapangan kerja bagi perempuan," ujar Ida.
 
Baca: Lakukan Terobosan, FMIPA UI Dekatkan Sains dengan Masyarakat
 
Ida membeberkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2021, dari total 35,8 juta orang angkatan kerja muda berusia 15-29 tahun, sekitar 15,08 persen memiliki pendidikan tinggi. Sedangkan, dari total 102.06 juta orang angkatan kerja berusia 30 tahun ke atas, hanya sekitar 12,24 persen yang pernah mengenyam pendidikan tinggi.
 
Menurut dia, hal ini mengindikasikan pendidikan tinggi telah berhasil menghasilkan mobilitas sosial vertikal antar generasi. Ia menilai generasi muda Indonesia secara umum memiliki tingkat pendidikan yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. 
 
"Untuk itu, keberadaan akses pendidikan yang inklusif seperti MUI Academy menjadi penting, agar masyarakat dapat mengakses pendidikan tinggi bersertifikat tanpa harus melalui proses yang panjang dan berbelit," ungkap Ida.
 
Rektor UI Ari Kuncoro menyatakan, MUI Academy adalah bentuk adaptasi UI terhadap perubahan di era transformasi digital yang terjadi pada 3-5 tahun terakhir. Program ini juga salah satu perwujudan komitmen UI dalam pelaksanaan program Kampus Merdeka pemerintah.
 
"Kami bercita-cita MUI Academy dapat menjadi referensi utama dalam pengembangan kapabilitas sumber daya manusia melalui materi berkualitas, sehingga dapat memberikan nilai tambah terbaik dalam membangun insan Indonesia yang berkaliber dan berkarakter," ujar Ari.
 
Baca: Mapala UI Bentangkan Ornamen Merah Putih Raksasa di Gedung Rektorat
 
MUI Academy adalah produk komersial yang dikemas dalam bentuk video dan platform pembelajaran berbasis web. Produk ini merupakan hasil kerja sama antara PT Daya Makara UI, Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Indonesia (LSP UI), dan PT Iam Edu Networks. 
 
MUI Academy menawarkan tiga program bagi penggunanya, yaitu program e-learning, uji kompetensi, dan program bundling, yang merupakan gabungan dari program e-learning dan uji kompetensi. Dalam program e-learning peserta akan mendapatkan video pembelajaran, kuis, sesi mentoring dengan trainer, dan e-certificate.
 
Sedangkan, program uji kompetensi adalah ujian daring yang dapat diikuti oleh masyarakat umum yang sudah mendapat pelatihan cukup terkait bidang profesi yang ditekuni. Bila seseorang sudah mengikuti uji kompetensi, maka ia akan mendapatkan sertifikat profesi dari LSP UI yang terlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif