Guru tengah mengajarkan siswa.  Foto: MI/Panca Syurkani
Guru tengah mengajarkan siswa. Foto: MI/Panca Syurkani

Tes 'Panggilan Jiwa' Pastikan Pendaftar Punya Passion Guru

Pendidikan Kebutuhan Guru
Intan Yunelia • 11 November 2019 21:24
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan seleksi ketat untuk mencari calon guru andal melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Mandiri. Tidak hanya mematok syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.0 untuk dapat mendaftar, namun juga harus lolos tes 'Panggilan Jiwa'.
 
Direktur Pembelajaran, Direktorat Pembelajaran dan kemahasiswaan (Belmawa), Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani mengatakan, tes Panggilan jiwa merupakan instrumen baru untuk memastikan calon peserta PPG memang memiliki panggilan jiwa sebagai guru, bukan karena keterpaksaan.
 
"PPG betul-betul dijaga kualitasnya sejak seleksi. Tes Panggilan jiwa ini untuk memastikan apakah betul mereka panggilannya untuk (guru) profesional, " kata Pasristiyantidi Jakarta, Senin, 11 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Calon peserta PPG Prajabatan Mandiri yang terpilih harus benar-benar memilikipassiondan kompetensi di bidang pendidikan.
 
“Guru ini ada yang kosong,yadiisi dengan yang unggul tadi. Itu yang ingin kita kawal supaya Indonesia tahun 2045 betul-betul menjadi negara maju seperti yang dicita-citakan Presiden Joko Widodo,” ujar Paristiyanti.
 
Paristiyanti menegaskan, salah satu hal yang wajib dimiliki tenaga pengajar adalah panggilan jiwa dirinya sebagai seorang guru, bukan hanya berorientasi mencari pekerjaan.
 
“Kita menciptakan dalam satu tahun pendidikan profesi guru untuk men-deliver critical thinkingdancreatif thinking,bagaimana guru itu menjadi soluasi bagi permasalahan yang ada di kelas dan sekolah,” tutur Paris.
 
?Dalam kesempatan yang sama,Direktur Jenderal Belmawa, Kemendikbud, Ismunandar berharap, jalur prajabatan mandiri ini akan memberi kesempatan kepada mahasiswafresh graduateuntuk mengikuti pendidikan profesi guru ini. Karena selama ini, pemerintah masih fokus menggelar PPG dalam jabatan.
 
Selain itu melalui PPG, calon guru dapat mengajarkan mata pelajaran yang diasuhnya saat bertugas nanti dengan baik. "Paham akan psikologi siswanya, dan tahu teknologi yang cocok untuk men-deliver materi kepada siswa-siswanya,” kata Ismunandar di Kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 11 November 2019.
 
Jadi, kata Ismunandar, pemenuhan kuota kebutuhan guru harus dibarengi dengan mutu lulusan program profesi guru yang tinggi, serta merata di seluruh Indonesia.
 
Untuk diketahui,Indonesia membutuhkan setidaknya 400 ribu guru profesional dan bersertifikat. Untuk memenuhi jumlah guru profesional tersebut, PPG Prajabatan Mandiri akan memiliki peranan penting dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten.
 
Sebelumnya, untuk menjadi guru profesional melalui PPG Prajabatan Mandiri harus melalui empat tahapan tes. Yakni tes administratif, minat, bakat, serta panggilan jiwa.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif