"Banyak buku yang tidak ramah anak. Ini yang mendorong Kemendikbudristek menyediakan bahan bacaan yang lebih disukai anak," kata Abdul dalam Silaturahmi Merdeka Belajar, Kamis, 9 Maret 2023.
Abdul mengungkapkan pihaknya mengumpulkan 400 anak. Mereka disurvei dengan diberikan bahan bacaan. Pihaknya menyimpulkan sejumlah buku disukai anak, di antaranya buku yang memiliki ilustrasi menarik hingga jalan cerita yang baik.
"Jadi, mereka baru akan suka dan membaca kalau ilustrasinya baik, warna bukunya menarik, tokoh-tokohnya, topiknya," beber dia.
Abdul mengatakan hal itu pula menjadi semangat Merdeka Belajar Episode 23 tentang Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia. Dalam proses kurasi buku, pihaknya menggandeng penulis serta illustrator dalam negeri untuk menyusun bacaan yang menyenangkan buat anak.
Melalui Merdeka Belajar Episode 23, Kemendikbudristek menyalurkan 15 juta eksemplar buku. Sebanyak 716 judul buku disalurkan ke hampir 20 ribu satuan pendidikan.
| Baca juga: Penyebab Rendahnya Literasi di Indonesia: Buku Bacaan Tak Sesuai Minat Anak |
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News