Dalam ajaran Islam, sujud syukur termasuk ibadah yang disunahkan ketika seseorang mendapatkan nikmat besar atau terhindar dari suatu musibah. Rasulullah SAW juga diriwayatkan pernah melakukan sujud syukur ketika mendapatkan kabar yang menggembirakan.
Sujud syukur tidak dilakukan tanpa sebab. Ibadah ini dilakukan karena adanya nikmat atau keadaan tertentu yang menjadi alasan seseorang bersyukur kepada Allah SWT.
Syarat Sujud Syukur
Menurut penjelasan ulama yang dikutip NU Online, sujud syukur memiliki ketentuan yang menyerupai sujud dalam salat.Orang yang hendak melakukan sujud syukur perlu berada dalam keadaan suci, baik badan, pakaian maupun tempat sujud. Selain itu, orang tersebut juga menghadap kiblat dan menutup aurat.
Ketika melakukan sujud, dahi diletakkan pada tempat sujud dengan posisi yang benar. Telapak tangan, lutut dan bagian telapak kaki juga ditempatkan sebagaimana posisi sujud.
Tata Cara Sujud Syukur
Berikut tata cara sujud syukur sebagaimana dijelaskan NU Online:- Berdiri terlebih dahulu dalam keadaan siap untuk melakukan sujud syukur.
- Mengucapkan takbiratul ihram.
- Mengucapkan takbir ketika hendak turun menuju sujud.
- Melakukan sujud satu kali dengan tuma'ninah.
- Membaca bacaan sujud selama berada dalam posisi sujud.
- Bangun dari sujud dan diam sejenak dengan tuma'ninah.
- Mengucapkan salam sebagai penutup.
Bacaan Sujud Syukur
Saat melakukan sujud syukur, seseorang dapat membaca doa atau bacaan yang diajarkan dalam keterangan fikih. Salah satu bacaan yang disebutkan NU Online adalah:سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الخَالِقِيْنَ
Bacaan tersebut memiliki arti:
"Wajahku bersujud kepada Dzat yang telah menciptakannya, membentuknya, membukakan pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Mahasuci Allah, sebaik-baik pencipta."
Kapan Melakukan Sujud Syukur?
Sujud syukur dapat dilakukan ketika seseorang memperoleh nikmat atau kabar gembira yang dianggap berarti. Misalnya, mendapatkan kesembuhan, terhindar dari bahaya, memperoleh keberhasilan setelah melalui suatu perjuangan, atau menerima kabar baik.Sujud syukur juga dapat dilakukan ketika seseorang terhindar dari musibah. Intinya, sujud tersebut menjadi bentuk ungkapan terima kasih dan pengakuan bahwa nikmat yang diterima berasal dari Allah SWT.
(Ellen Octovia Suherman)