Peristiwa ini terjadi ketika Bumi bergerak tepat berada di antara Matahari dan Bulan dalam posisi sejajar. Hal tersebut membuat bayangan Bumi menutupi sebagian besar piringan Bulan.
Pada puncak gerhana, sebanyak 96,3 persen permukaan Bulan akan masuk ke dalam bayangan umbra Bumi yang gelap. Kondisi tersebut membuat Bulan terlihat jauh lebih gelap dan berpotensi memancarkan warna merah-oranye yang khas.
Gerhana yang merupakan bagian dari seri Saros 138 ini menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk dipelajari. Kehadirannya selalu menyedot perhatian para pengamat astronomi dari berbagai negara.
Lantas, bagaimana fenomena ini dilihat dari Indonesia dan wilayah mana saja yang dapat mengamatinya? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pengamatan Gerhana Bulan Sebagian di Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi fenomena Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026 ini tidak dapat diamati secara langsung dari seluruh wilayah Indonesia.Jalur lintasan gerhana tidak melewati Indonesia karena pada saat peristiwa tersebut berlangsung, wilayah Indonesia sedang berada pada waktu pagi hingga siang hari di mana posisi Bulan berada di bawah ufuk.
“Kondisi ini menyebabkan Gerhana Bulan Sebagian tidak terlihat dari wilayah Indonesia,” ungkap Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, dikutip dari laman bmkg.go.id, Kamis, 27 Agustus 2026.
Jadwal Lengkap Fase Gerhana Bulan Sebagian
Berikut jadwal lengkap Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):- Gerhana Penumbra Mulai (P1): 08.23.55 WIB, ditandai dengan kontak pertama Bulan dengan bayangan penumbra
- Gerhana Sebagian Mulai (U1): 09.33.48 WIB, ketika Bulan pertama kali bersentuhan dengan bayangan umbra Bumi
- Puncak Gerhana (MID): 11.14.04 WIB, saat bayangan umbra menutupi area maksimum piringan Bulan
- Gerhana Sebagian Berakhir (U4): 12.51.55 WIB, ketika Bulan meninggalkan bayangan umbra
- Gerhana Penumbra Berakhir (P4): 14.01.41 WIB, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian gerhana
Daftar Wilayah yang Bisa Melihat Gerhana Bulan Sebagian
Mengutip data dari NASA dan Space, fenomena gerhana ini dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat di wilayah berikut:Wilayah yang Dapat Mengamati Seluruh/Sebagian Besar Fase Gerhana
- Benua Amerika Utara dan Amerika Selatan
- Sebagian besar wilayah Eropa (terutama bagian barat)
- Sebagian besar wilayah Afrika (terutama bagian barat)
Wilayah yang Hanya Mengamati Sebagian Kecil Fase Gerhana
- Asia bagian Tengah
- Wilayah Timur Tengah
Selain itu, Sobat Medcom tetap bisa menikmati fenomena ini secara aman dan nyaman melalui tayangan live streaming. Pastikan untuk mencatat jadwal penayangannya agar tidak ketinggalan momen tersebut, ya! (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda