Ilsutarasi. PPDB SMA
Ilsutarasi. PPDB SMA

Dugaan SKD Palsu, Sekolah Verifikasi Faktual Calon Siswa

Pendidikan Sistem Zonasi PPDB 2019
Pythag Kurniati • 04 Juli 2019 10:43
Solo: Sejumlah orang tua murid menuding adanya penyalahgunaan Surat Keterangan Domisili (SKD) dalam penyelenggaraan PPDB tingkat SMA. Mereka menuding beberapa pendaftar menyalahgunakan SKD demi tertampung di sekolah favorit.
 
Menanggapi hal itu, panitia PPDB di beberapa SMA menampiknya. Panitia menegaskan telah melakukan verifikasi faktual terkait SKD.
 
Ketua PPDB SMA 4 Nanang Inwanto menjelaskan panitia sudah menyeleksi berkas pendaftaran. Tak hanya itu, verifikasi faktual terhadap SKD pun menjadi bagian dari tahapan pendaftaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setiap SKD kita cek langsung ke rumah yang bersangkutan," ujar Nanang, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Di SMA 4, lanjut Nanang, ada 20 orang pendaftar yang menggunakan SKD. Jumlah tersebut sangat sedikit bila dibandingkan jumlah peserta yang memverifikasi berkas, yakni 991 orang.
 
Dari 20 orang ber-SKD, kata dia, tidak semuanya diterima karena jarak rumahnya kalah dekat dengan peserta lain. "Sampai saat ini yang paling jauh jaraknya 1,3 kilometer, lebih dari itu tidak diterima," ujarnya.
 
Verifikasi faktual juga dilakukan oleh panitia PPDB SMAN 7 Solo. Panitia mencatat hanya 16 pendaftar yang menggunakan SKD, selebihnya menggunakan kartu keluarga (KK).
 
"16 pendaftar itu sudah kami cek ke rumahnya dan betul-betul tinggal di situ. Saat ini hanya 6 orang yang diterima," kata Ketua PPDB SMAN 7 Solo, Reni Ernawati.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif