Menristekdikti, Mohamad Nasir, Kemenristekdikti/Diky Erfan Priliandi.
Menristekdikti, Mohamad Nasir, Kemenristekdikti/Diky Erfan Priliandi.

Skema Baru SBMPTN Tekan Tingkat Kegagalan Menembus PTN

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2019 SBMPTN 2019
Citra Larasati • 10 Juni 2019 14:36
Jakarta: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir berharap dengan skema baru pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini dapat menekan tingkat kegagalan peserta dalam menembus prodi maupun PTN tujuannya. Mulai tahun ini, pendaftaran SBMPTN harus mengunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang telah diselenggarakan sebelumnya.
 
"SBMPTN hari ini ada pendaftaran, dasarnya adalah dari UTBK. Jadi UTBK sudah berjalan, sudah dapat nilai, dipersilakan seluruh peserta atau seluruh anak Indonesia yang sudah ikut UTBK, silakan mendaftar sesuai dengan kemampuannya masing-masing," kata Nasir, saat Halalbihalal Idulfitri di Gedung BPPT, Jakarta, Senin 10 Juni 2019.
 
Nasir berharap, setiap siswa dapat mendaftar prodi dan PTN yang sesuai dengan minat, bakat juga kemampuannya. "Mudah-mudahan orang mendaftar sesuai dengan apa yang diminati terhadap bidang ilmu yang telah dipilih, dengan kemampuan UTBK yang telah dicapai," terang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Pendaftaran SBMPTN 2019 Dibuka Siang Ini
 
Skema baru dengan menggunakan UTBK ini, kata Nasir, lebih terbuka dan transparan. "Ya, supaya nanti orang biar lebih real. Supaya tingkat kegagalan anak itu lebih rendah, mendaftar lebih sesuai dengan minat dan bakat anak masing-masing," paparnya.
 
Ia menambahkan, bagi siswa yang tidak lolos di jalur SBMPTN, siswa masih dapat mendaftar di jalur Ujian Mandiri di perguruan tinggi masing-masing. Sesuai dengan Peraturan Menristekdikti, ujian mandiri memiliki kuota maksimal 30 persen dari total kuota yang tersedia untuk masing-masing perguruan tinggi.
 
"Jadi cukup besar lah. Masih banyak. Masih mungkin dilakukan," terangnya.
 
Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)2019 mulai dibuka hari ini, Senin, 10 Juni 2019 pukul 13.00 WIB dan berakhir pada 24 Juni 2019. Hasil SBMPTN 2019 diumumkan pada 9 Juli 2019, pukul 15.00 WIB.
 
Seperti diketahui, salah satu persyaratan untuk mendaftar di jalur SBMPTN 2019 adalah wajib mengikuti UTBK. Ujian ini dapat diikuti oleh siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.
 
Baca:Pendaftaran SIMAK UI Dibuka Hari Ini
 
UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik, di mana tes ini dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan LTMPT yang merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.
 
Materi yang diujikan dalam UTBK 2019 adalah soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TPS bertujuan mengukur kemampuan kognitif, terdiri atas kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Sementara TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif