Kampus UI. UI/Humas.
Kampus UI. UI/Humas.

Tahapan Pemilihan Rektor UI 2019-2024

Pendidikan Pendidikan Tinggi Pemilihan Rektor
Octavianus Dwi Sutrisno • 10 Juli 2019 15:31
Depok: Universitas Indonesia (UI), secara resmi membuka pendaftaran Calon Rektor Baru Periode 2019-2024. Nantinya, seluruh pendaftar akan menjalani serangkaian proses penyaringan.
 
Panitia Khusus Pemilihan Rektor (Pansus Pilrek) UI, Wiku Adisasmito mengatakan, proses pemilihan rektor terdiri atas penjaringan, penyaringan, penetapan, hingga pelantikan. Sejalan dengan tahapan tersebut, akan dilakukan klarifikasi, verifikasi, seleksi hingga menghasilkan 20 calon rektor yang dijadwalkan pada 2 September 2019.
 
"Pendaftaran Bakal Calon Rektor UI telah dapat dilakukan secara online mulai 10 Juli-2 Agustus 2019 melalui situs pemilihanrektor.ui.ac.id," Ucap Wiku, saat memberikan keterangan pers Dimulainya Pendaftaran Rektor Baru UI, Rabu 10 Juli 2019 di Balai Kirti Gedung Rektorat UI, Depok, Jawa Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, proses penyaringan dilakukan oleh Pansus Pemilihan Rektor pada tanggal 2-15 September 2019, hingga terpilih lagi tujuh calon rektor yang akan diumumkan pada 16 September 2019.
 
Wiku menjelaskan, tahapan selanjutnya, sejumlah calon rektor yang tersaring tersebut akan melakukan presentasi di depan para pakar. Hingga diumumkan tiga besar calon rektor pada 20 September 2019.
 
Baca:Pemilihan Rektor UI Gandeng KPK dan BNPT
 
"Tahapan akhir, ketiga calon rektor tersebut akan menjalankan debat publik pada 23 September 2019. Hasil akhir yaitu Penetapan Rektor Terpilih akan dilaksanakan pada 25 September 2019," tegasnya.
 
Selanjutnya, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI Saleh Husin memaparkan, pendaftaran calon rektor UI terbuka bagi umum. Namun tentunya, kata Saleh, harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
 
"Saya berharap Rektor UI yang terpilih kelak memiliki visi jauh ke depan, mampu membangun sinergi yang kuat antara jaringan nasional, regional hingga internasional, serta dengan dunia industri," bebernya.
 
Baca:Pendaftaran Calon Rektor UI Dibuka 10 Juli
 
Selain itu Saleh menerangkan, setelah terpilih tentu akan banyak tantangan yang harus dihadapi ke depannya. Selain membangun UI rektor terpilih juga harus turut membangun bangsa Indonesia.
 
"Mendaftar bisa di mana saja, karena kita terbuka untuk sistem online. Nantinya, hal yang paling dilihat adalah semangat kerja, karena tantangan perguruan tinggi ke depan semakin berat," pungkasnya.
 
Berikut persyaratan dan kriteria untuk menjadi Calon Rektor UI:
 
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
 
2. Belum berusia 60 (enam puluh) tahun pada saat dilantik menjadi rektor sesuai dengan jadwal yang ditetapkan
 
3. Sehat jasmani dan jiwa berdasarkan surat keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah yang ditentukan oleh Pansus Pilrek
 
4. Berpendidikan Doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berdasarkan tanda lulus yang sah atau berpendidikan doktor dari perguruan tinggi luar negeri yang telah disetarakan oleh Kemenristekdikti
 
5. Menyerahkan Daftar Riwayat Hidup termasuk data tentang pekerjaan, pengalaman, pendidikan dan keluarga serta NPWP dan SPT terakhir
 
6. Membuat makalah maksimal 10 halaman yang berisi:
 
a. Motivasi calon untuk menjadi rektor, pemikiran mengenai Renstra UI dan program kerja yang mengacu kepada Kebijakan Umum Ul,
 
b. Gambaran diri atau uraian tentang diri sendiri
 
7. Menandatangani surat kesanggupan untuk menjadi rektor, memberikan komitmen bekerja penuh waktu, dievaluasi secara berkala dalam jabatannya sebagai rektor, mundur atau menerima diberhentikan jika dinilai oleh MWA tidak sanggup memenuhi tanggungjawabnya
 
8. Menyerahkan surat pernyataan bermeterai, bahwa yang bersangkutan bukan anggota partai politik
 
9. Menyerahkan surat pernyataan bermeterai bahwa yang bersangkutan bebas dari kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan pihak di luar UI lainnya yang bertentangan dengan kepentingan UI
 
10. Menyerahkan surat pernyataan bermeterai, bahwa yang bersangkutan tidak pernah ditetapkan menjadi terdakwa dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif