Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, Muhammad Hasan Chabibie. Foto: Tangkapan layar YouTube
Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, Muhammad Hasan Chabibie. Foto: Tangkapan layar YouTube

Kemendikbudristek Targetkan 70 Ribu Peserta di Kihajar 2021

Pendidikan survey kemampuan literasi Literasi Digital Literasi Kihajar
Citra Larasati • 20 Mei 2021 14:23
Jakarta:  Program Kita Harus Belajar (Kihajar) 2021 menargetkan peningkatan partisipasi siswa yang mendaftar, dari 65 ribu di 2020 menjadi 70.000 siswa di tahun ini. Kihajar 2021 mengangkat tema Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar.
 
Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan, bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program Kihajar yang telah digelar sejak 2006.  Tahun ini, Kihajar memiliki tiga varian program, yakni Kihajar STEM, Explorer, dan TIK Talks yang dapat diikuti siswa di seluruh jenjang pendidikan dan siswa di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)
 
Kecuali untuk TIK Talks adalah webinar yang khusus diperuntukkan bagi guru di seluruh Indonesia. "Tahun lalu lebih dari 65 ribu siswa mendaftar Kihajar, tahun ini ditargetkan 70 ribu peserta berpartisipasi di agenda Kihajar," terangnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasan menjelaskan, Kihajar STEM merupakan wadah eksplorasi untuk peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK sederajat, serta SILN agar dapat memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif.  Siswa juga diharapkan mampu berkomunikasi dalam menyelesaikan masalah atau proyek berbasis STEM (Science Technology, Engineering, and Math) melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. 
 
Baca juga:  Kemkominfo Buka 20 Ribu Pelatihan Literasi Digital
 
Sedangkan Kihajar Explorer merupakan wadah eksplorasi siswa dari berbagai jenjang untuk memanfaatkan konten dari Rumah Belajar, TV Edukasi, dan Suara Edukasi.  Tahun ini, Kihajar Explorer juga menjadi wadah pemanfaatan program Belajar Dari Rumah (BDR) Kemendikbudristek yang hadir melalui tayangan TV Edukasi, kanal YouTube Televisi Edukasi, dan kanal YouTube Rumah Belajar Kemendikbudristek.
 
Sementara itu TIK Talks merupakan satu bagian dari gelaran besar Kihajar 2021 yang berupa seminar daring (webinar).  TIK Talks menampilkan narasumber ahli dan praktisi IT untuk pendidikan dengan tema besar Digitalisasi Pendidikan.
 
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbudristek, Jumeri menambahkan, bahwa dengan mengikuti Kihajar, siswa dapat menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi di era digital.  "Sehingga kita dapat meningkatkan kemampuan https://www.medcom.id/tag/15311/kemendikbudristekpeserta didik dalam menghadapi hari esok yang lebih baik dan mereka bisa menjadi pilar kebangkitan Indonesia di masa mendatang," tutup Jumeri.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif