Pelepasan mahasiswa peserta KKN di Universitas Budi Luhur Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019, Medcom.id - Hendrik
Pelepasan mahasiswa peserta KKN di Universitas Budi Luhur Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019, Medcom.id - Hendrik

Bank Sampah, Program yang Dikenalkan Mahasiswa UBL saat KKN

Pendidikan pendidikan
Hendrik Simorangkir • 17 Januari 2019 18:59
Jakarta: Sebanyak 952 mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta Selatan akan mengikuti kegiatan kerja kuliah nyata (KKN) ke enam provinsi. Mereka berangkat mulai Jumat, 18 Januari 2019.
 
Rektor UBL Didik Sulistyanto mengatakan mahasiswa yang mengikuti KKN berasal dari semester 5 dan 7. Mereka mengikuti KKN selama dua bulan.
 
"DKI Jakarta menjadi provinsi paling banyak yang menjadi sasaran KKN kami, karena banyak rumah dan pendapatan warganya yang tidak layak," ujar Didik, di Kampus Budi Luhur, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Didik menjelaskan, KKN hanya berlaku bagi mahasiswa S1. Tema yang diambil angkatan ke-2 dalam KKN ini adalah, untuk Mendidik Generasi Cerdas Berbudi Luhur.
 
"Ada beberapa tema yang diusung dalam KKN ini, pertama berkaitan dengan program bank sampah yang sudah kita mulai sejak 2012 di UBL, lalu rumah cerdas, hingga membantu masyarakat melek IT," jelasnya.
 
Kemudian, Didik menambahkan, juga menerangi 1.000 rumah warga dengan teknologi sollar sell, seperti di Karawang dan Pandeglang. Terutama di daerah terpencil yang kesulitan listrik.
 
"Seperti di Menes, Purwajaya, dan Sindang Jaya, Banten. Sudah ada 50 rumah yang diteriangi. Lalu ada 1.000 rumah cerdas dan berbudi luhur dan ada perpusnya. Kita sudah lakukan di Palu, dan Anyer," katanya.
 
Ketua Yayasan Pendidikan UBL Kasih Hanggoro menuturkan, pihaknya sangat mendukung program KKN ini. Terutama, program perdataan Sungai Citarum.
 
"Program Citarum Harum ini juga menjadi program pemerintah Jokowi untuk membersihkan Sungai Citarum yang telah mendapat predikat sungai terkotor di dunia, yang ditargetkan selesai 7 tahun," paparnya.
 
Dalam program itu, UBL ditunjuk sebagai Koordinator sekitar 100 PTS yang berada di sepanjang Sungai Citarum, dengan tujuan dan misi yang sama melestarikan sungai.
 
"Luar biasa kepercayaan pemerintah kepada Universitas Budi Luhur, sehingga kami terpilih sebagaiKoordinator sekitar 100 PTS yang berada di sepanjang Sungai Citarum, untuk melestarikan sungai," katanya.

 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif