Menristekdikti, Mohamad Nasir di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kemenristekdikti/Humas.
Menristekdikti, Mohamad Nasir di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kemenristekdikti/Humas.

Mahasiswa Perlu Miliki Visi Progresif 10 Tahun ke Depan

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 02 Januari 2019 19:39
Jakarta:Mahasiswa di era ini tidak lagi cukup mengandalkan ijazah. Mereka perlu memiliki visi jangka panjang dan progresif.
 
"Anda buat curriculum vitae yang menjelaskan 20 tahun lagi akan menjadi apa. Nanti dikawal untuk mencapai tujuan itu. Saya yakin anda pasti bisa," kata Nasir, di Jakarta, Rabu 2 Januari 2018.
 
Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini melanjutkan, bahwa mahasiswa di era sekarang ini harus mulai menguasai literasi baru. Sebab pada era Revolusi Industri 4.0 nanti akan memasuki era kompetisi dengan daya saing yang tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yakni literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia," ujar Nasir.
 
Sementara itu, Presiden Joko Widodo sebelumnya memberikan arahan agar pemerintah fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di tahun 2019. Untuk itu, alokasi anggaran untuk pendidikan tinggi akan ditingkatkan sebanyak 50 persen untuk penerima beasiswa Bidikmisi.
 
"Ini perintah dari Presiden, supaya kalau bisa Bidikmisi dinaikkan 50 persen. Prioritas pembangunan akan digeser dari infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia," papar Nasir.
 
Baca:BNPB Ajukan Pendirian Perguruan Tinggi Khusus Kebencanaan
 
Ia menjelaskan peningkatan ini bisa dilihat dari kuota beasiswa bidikmisi 2018 sebanyak 85ribu mahasiswa. Sedangkan di tahun 2019 nanti penerima beasiswa bidikmisi ditargetkan bisa mencapai 130ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi