Medcom.id Undang Dua Menteri Pendidikan di Seremoni Beasiswa OSC

Dian Ihsan Siregar 11 Agustus 2018 14:46 WIB
beasiswa osc
<i>Medcom.id</i> Undang Dua Menteri Pendidikan di Seremoni Beasiswa OSC
Pemimpin Redaksi Medcom.id, Abdul Kohar, saat memberi paparan Beasiswa OSC di acara World Indonesia Scholarship (WISH) Forum 2018, Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.
Jakarta: Portal berita dan video Medcom.id sebagai penggagas program Beasiswa Online Scholarship Competition(OSC) mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, dan Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan‎ Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir untuk dapat hadir dalam peluncuran OSC dan malam pemberian hadiah (awarding night) kepada mahasiswa terbaik yang berhasil mendapat beasiswa di 17 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Favorit mitra OSC.

Beasiswa OSC merupakan program dariMedcom.id, sebagai portal berita di bawah Media Group bersama 17 PTS Favorit pemberi beasiswa. Program ini telah berjalan empat tahun, yakni sejak 2015.


"Ini sudah tahun ke-4. Tahun ini akan memberikan 340 beasiswa untuk diperebutkan oleh pelajar SMA/SMK sederajat," kata Pemimpin Redaksi Medcom.id , Abdul Kohar, saat memberi paparan di acara World Indonesia Scholarship (WISH) Forum 2018, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Kehadiran Kohar dalam WISH Forum salah satunya karena Medcom.idmenjadi salah satu media yang mendukung event beasiswa terbesar kelas dunia tersebut.  Segala informasi tentang Beasiswa OSC juga bisa didapat di booth Medcom.id Gedung A, lantai 1 Kemendikbud, Senayan.

Kohar menyebutkan, kuota beasiswa OSC tahun ini mengalami peningkatan 100 beasiswa dibanding tahun lalu, dari 240 menjadi 340 beasiswa.  Sebelumnya lagi di 2016, ada 200 beasiswa, jauh meningkat dari awal diselenggarakannya OSC yang hanya menawarkan 100 beasiswa di 2015.

Beasiswa yang memanfaatkan teknologi ini, dilakukan secara online mulai dari pendaftaran hingga tes-nya.  Sistem ini mampu menyedot pelamar hingga 48.000 pelajar, dari Sabang sampai Merauke pada 2017 lalu.

"Jadi Pak Menteri harus datang, karena pesertanya banyak datang dari Sulawesi, Ambon, NTB (Nusa Tenggara Barat), dan lain-lain. Selain Jawa masih banyak.  Ini merupakan wujud nyata upaya pemerataan pendidikan hingga ke seluruh Indenesia," kata Kohar.

Penyeleksian peserta untuk mendapatkan beasiswa OSC sangat ketat.  Minat pelajar untuk mendapatkan beasiswa di PTS Swasta favorit ini pun sangat tinggi.  "Saya contohkan, ada salah satu peserta yang sampai menginap di Kecamatan untuk bisa menyelesaikan soal tes OSC.  Itu ada penyaringan, untuk mengisi jumlah peserta. Jadi telah kick offuntuk menjaringnya," jelas Abdul Kohar.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV ini menyatakan,‎ pelaksanaan OSC ini bertujuan untuk pemerataan pendidikan ke seluruh penjuru Indonesia. Senapas dengan semangat meningkatkan kualitas SDM dan pendidikan yang tertuang dalam Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Baca: WISH Forum Jadi Gerbang Menuju Pendidikan Kelas Dunia

Media Group sebagai salah satu perusahaan media, juga berkomitmen untuk berperan serta dalam upaya meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi, dan perluasan akses pendidikan untuk semua, terutama dalam menyambut era bonus demografi. 

"Awalnya gagasan Beasiswa OSC ini muncul dari pemikiran belum meratanya akses pendidikan,  itu juga kenapa digelar online, begitu buka online pesertanya banyak," ‎tegas dia.

Pada saat ini, sambung Kohar, OSC juga menyasar pelamar beasiswa dari Indonesia Timur‎. Karena itu, mulai 2017, OSC telah bekerja sama dengan satu PTS yang ada di Sulawesi Selatan, yakni Universitas Fajar (Unifa) Makassar.

"Kita sekarang sedang menyasar ke Indonesia Timur, ada PTS Universitas Fajar. Walaupun masih banyak peserta dari masih Jawa. Kini mau gabung juga Universitas Hankuk dari Korea Selatan, tapi kita tunda dulu. Jadi ayo gabung," tandas Abdul Kohar.

Untuk diketahui, sebanyak 17 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) favorit telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Medcom.id pekan lalu, sebagai wujud dukungannya menyediakan beasiswa untuk program Online Scholarship Competition(OSC) 2018.  Pelajar yang berhasil mendapatkan beasiswa OSC, akan mendapatkan beasiswa full, yakni bebas uang gedung dan uang kuliah selama 4 tahun masa kuliah.

Berikut ke-17 PTS pemberi beasiswa di program Beasiswa OSC 2018:

1. Universitas Fajar (Unifa) Makassar
2. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
3. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka)
4. Unika Atma Jaya Jakarta
5. President University
6. Universitas 17 Agustus 1945
7. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)
8. Universitas Islam Malang (Unisma)
9. Universitas Gajayana
10. Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW)
11. Universitas Maranatha
12. Telkom University
13. Institut Teknologi Nasional (Itenas)
14. Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
15. Universitas Trisakti
16. Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI)
17. Universitas Mercu Buana.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id