WIsuda Angkatan Terakhir Siswa Korban Tsunami

Suguhan Tarian Aceh akan Semarakkan Wisuda Sekolah Sukma Bangsa

Husen Miftahudin 07 Mei 2018 15:31 WIB
Yayasan Sukma Bangsa
Suguhan Tarian Aceh akan Semarakkan Wisuda Sekolah Sukma Bangsa
Siswi Sekolah Sukma Bangsa tengah melakukan gladi resik Wisuda ke-X Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

Pidie: Sekolah Sukma Bangsa (SSB) Pidie menjadi tempat bersejarah bagi ratusan siswa yang akan diwisuda tahun ini. Sebanyak 548 siswa akan diwisuda dari SSB Pidie, Bireuen, dan Lhokseumawe, di mana 23 di antaranya merupakan siswa angkatan terakhir dari korban konflik politik dan tsunami.

SSB Pidie tangah sibuk berbenah. Tak hanya guru dan tenaga kependidikan yang sibuk, sebagian murid, termasuk siswa asal Mindanao, Filipina pun mempersiapkan diri untuk ambil bagian dalam melepas ratusan siswa yang akan diwisuda tahun ini.


Gelaran Wisuda X tahun ini juga semakin istimewa, lantaran Chairman Media Group sekaligus pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh, bakal hadir untuk menyaksikan prosesi wisuda yang diselenggarakan Sabtu, 12 Mei 2018 itu.

Ketua Panitia Wisuda Alumni X, Rahmawati mengatakan, acara akan diramaikan dengan suguhan tari tradisional dari tiga daerah di Aceh untuk menyambut kehadiran para tamu undangan. Diantaranya adalah Rapai Galeng yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SSB Pidie, tari Saman Gayo dari Bireuen, dan tari Kipas dari Lhokseumawe.

"Dalam performance terlibat sekitar 50-an anak, itu yang dari Pidie saja. Kita belum hitung yang dari Lhokseumawe dan Bireun," ungkap Rahmawati ketika berbincang dengan Medcom.id, Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Aceh.

Selain di panggung utama, ada juga persembahan tari yang ditampilkan saat para tamu menyantap makan siang. Di antaranya tari Serune Kalee (Ranup Lampuan), Poh Kipah, Bungong Jeumpa, Layang-layang hingga tari kreasi.

"Tari kreasi ini dibuat oleh guru seninya, jadi tari ini betul-betul tarian yang belum pernah ditampilkan di tempat lain. Tari kreasi ini temanya Nusantara, dari Papua dan Aceh," paparnya.

Sementara bagi siswa-siswi yang berasal dari Mindanao, mereka akan menampilkan musik dan lagu yang akan dipertunjukkan di panggung belakang. "Mereka mungkin akan menampilkan nyanyi, lagu perpisahan mungkin, karena mereka belum melapor ke saya apa yang mau ditampilkan," jelas Rahmawati.

Wakil Ketua Panitia Wisuda Alumni X, Nurhayati mengakui persiapan yang sudah dilakukan sudah lebih dari 60 persen. Selama H-6, pihaknya akan terus berlatih untuk meminimalisasi kesalahan saat pertunjukan berlangsung.

"Kalau latihan untuk persiapan graduation sudah dari sebulan sebelumnya kita sudah mulai. Sisa waktu ini akan kita coba melakukan lebih efisien sehingga kita bisa meminimalisasi kesalahan yang ada.  Jadi pas hari H kita bisa tampil bagus dan perfect," pungkas Nurhayati.



 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id