Dua perguruan tinggi itu adalah National University of Singapore (NUS) yang menduduki puncak ranking. Serta Nanyang Technological University (NTU) yang berada pada peringkat kedua di Asia tenggara.
Direktur Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI) UGM, Widyawan menyebutkan, peringkat yang diperoleh menunjukkan popularitas UGM, yang dilihat dari banyaknya jumlah kunjungan ke website UGM. Serta jumlah akses dari luar ke berbagai situs di bawah domain ugm.ac.id.
Hal ini digunakan untuk membantu mahasiswa dan dosen memahami sejauh mana tingkat kepercayaan dan popularitas sebuah universitas di mata negara asing. “Daily page view ke seluruh domain ugm.ac.id mencapai angka 1,1 juta setiap harinya. Sedangkan daily visitor-nya 420 ribu per hari," kata Widyawan, dikutip dari laman UGM, Senin 10 Februari 2020..
Popularitas website UGM, tidak semata-mata karena website dikembangkan dengan tampilan menarik dan navigasi yang memudahkan pengunjung. Tapi juga didukung dengan konten dan informasi yang ditampikan secara berkualitas, relevan dan bermanfaat.
"Selain itu, ditambah dengan dukungan infrastruktur yang memadai sehingga respons di website UGM bisa berjalan cepat. Hal ini dilakukan dengan terus meningkatkan kapasitas bandwidth dari waktu ke waktu," paparnya.
Ia menambahkan, pada 2019 kapasitas bandwidth terus ditambah hingga saat ini menjadi 8 giga bit per second (gbps). Widyawan mengatakan, dukungan infrastruktur teknologi informasi yang baik dan bandwidth besar semakin mempermudah masyarakat umum untuk mengakses berbagai konten digital di UGM.
“Ke depan kita akan terus memperbanyak infrastruktur TI, bandwidth, serta memperbaiki data center supaya akses masyarakat ke website UGM semakin mudah,” tutur Widyawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News