Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Ishom Yusqi. DOK Kemenag
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Ishom Yusqi. DOK Kemenag

Perpusnas Apresiasi Kemenag Serahkan Buku Ajar Madrasah

Pendidikan buku perpustakaan perpustakaan nasional Madrasah Kemenag
Renatha Swasty • 19 April 2022 18:23
Jakarta: Perpustakaan Nasional mengapresiasi buku ajar dan buku pendukung pembelajaran di madrasah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag). Apresiasi ini disampaikan tertulis dalam Surat Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 2665/P/3.1/DBP.00/4.2022.
 
“Alhamdulillah, Perpustakaan Nasional RI memberi apresiasi kepada Kemenag RI atas kesediaan menyerahkan Karya Cetak/Karya Rekam buku PAI dan Bahasa Arab Madrasah yang sudah diterbitkan. Ke depan, kita akan terus bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional dalam mengemban tanggung jawab untuk melakukan pengembangan pembelajaran peserta didik madrasah,” ujar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Ishom Yusqi, dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa, 19 April 2022.
 
Dia mengungkapkan sebanyak 112 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) telah diserahkan ke Perpustakaan Nasional. Pihaknya juga menyerahkan 9 Buku Modul Penyelenggaraan Pembelajaran Raudlatul Athfal (RA), serta 8 Buku Pedoman Implementasi Pembelajaran RA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua buku sudah mendapatkan pengakuan ISBN (International Standard Book Number) oleh Perpustakaan Nasional. Ishom menuturkan selama ini, buku yang diterbitkan Kemenag merupakan instrumen pembelajaran untuk menjangkau pembelajaran di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T.
 
“Pemerintah melalui Kemenag RI terus berupaya memberi layanan bagi peningkatan mutu dan pemerataan akses pendidikan madrasah," kata Ishom.
 
Dia menuturkan madrasah di seluruh pelosok negeri dari kota sampai daerah 3T wajib mendapat perlakuan adil terhadap ketersediaan buku ajar yang bermutu dan gratis. Buku menjadi salah satu sumber pembelajaran penting, buku juga menjadi tumpuan dalam proses pembelajaran di madrasah.
 
“Kita tidak pernah diam mengikhtiarkan layanan optimal untuk meningkatkan mutu madrasah,” tegas dia.
 
Baca: Tranformasi Digital Perpustakaan Merupakan Keniscayaan
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif