Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Iwan Junaedi, mendorong agar kepala sekolah lebih berperan dalam proses SPMB. Menurutnya kesuksesan SPMB dipengaruhi oleh peran kepala sekolah.
"Ditjen GTK mendorong penguatan peran kepala sekolah sebagai aktor utama yang memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan," sebut dia dikutip dari instagram @ditjen.paud.dikdasmen, Kamis 11 Juni 2026.
| Baca juga: Jangan Panik! Dedi Mulyadi Jelaskan Tahap PCMB SPMB 2026 yang Bikin Orang Tua Salah Paham |
Kepala sekolah kata dia diharapkan berintegritas dalam mengelola SPMB di tingkat sekolah. Kepala sekolah diharapkan membantu masyarakat untuk membuka akses SPMB.
"Kepala sekolah harus memiliki orientasi pada layanan terbasik bagi calon murid dan orang tua," lanjutnya.
Ia menambahkan jika SPMB Ramah membutuhkan gotong royong. Baik itu gotong royong di tingkat pemerintah pusat, pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
"Agar setiap anak memperolek akses pendidikan yang transparan, berkeadilan, inklusif dan tanpa diskriminasi," jelas Iwan.
Di samping itu, Setditjen PAUD Dasmen, Vicky Veronika Aruran menambahkan jika SPMB bukan sekadar proses seleksi masuk sekolah. Melaikan gerbang masa depan setiap anak.
"Karena itu SPMB Ramah hadir sebagai komitmen bersama untuk memastikan layanan penerimaan murid baru yang transparan, adil, inklusif, mudah dipahami dan mampu mendampingi dengan baik," tutup Vicky.
| Baca juga: 763 Sekolah Swasta Gratis di Banten, Pendaftaran SPMB 2026 Dibuka Mulai Hari Ini |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda