Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kemendikbud Beberkan Kebijakan Selama Pandemi untuk Pendidikan Tinggi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kualitas Pendidikan
Arga sumantri • 07 Oktober 2020 17:25
Jakarta: Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Air Junaidi membeberkan kebijakan-kebijakan yang sudah dilakukan selama pandemi virus korona (covid-19). Salah satunya, menguatkan sistem pembelajaran daring.
 
"Mahasiswa bisa log in, bisa memilih mata kuliah atau modul subjek yang diinginkan dan bisa bertemu langsung dengan dosen yang mengampu modul," kata Aris dalam diskusi daring bertajuk 'Menyelamatkan Kualitas Sarjana di Masa Pandemi' yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Aris mengatakan, Kemendikbud juga dengan berbagai lembaga pendidikan internasional. Kemendikbud juga membuka platform kuliahdaring.kemendikbud.co.id. Dalam platform tersebut, Kemendikbud memasukkan modul online yang dimiliki perguruan tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menawarkan 11 program studi yang bisa diikuti mahasiswa," ungkap Aris.
 
Baca:Efektivitas Belajar Daring Bagi Mahasiswa Perlu Solusi Nyata
 
Aris menambahkan, Kemendikbud juga berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan paket internet dengan 12 provider yang ada. Kebijakan lainnya, yakni subsidi biaya uang kuliah tunggal (UKT).
 
"Subsidi biaya kuliah bagi 400 ribu mahasiswa. 60 persen mahasiswa swasta, 40 persen mahasiswa PTN, subsidi uang kuliah," ungkapnya.
 
Kemendikbud juga membuat kebijakan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Program ini menelan anggaran sekitar Rp7 triliun.
 
"Kita juga melatih semua dosen yang masih memerlukan pelatihan pembelajaran jarak jauh dalam hal menyiapkan modul, asesmen, dengan pakar online learning," ujarnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif