Sekolah kedinasan STIS. Foto: STIS
Sekolah kedinasan STIS. Foto: STIS

Biaya Seleksi Sekolah Kedinasan 2026: Ada yang Gratis hingga Rp400 Ribu

Ilham Pratama Putra • 24 Agustus 2026 19:32
Ringkasnya gini..
  • Biaya pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 bervariasi mulai dari gratis (Politeknik Imipas) hingga Rp400 ribu (PKN STAN).
  • Sebagian besar instansi menetapkan biaya SKD CAT BKN sebesar Rp100 ribu, dengan tambahan biaya seleksi internal untuk sekolah tertentu.
  • Pemerintah menyediakan fasilitas tarif Rp0 biaya ujian CAT BKN bagi pendaftar dari keluarga kurang mampu atau wilayah Daerah Tertinggal.
Jakarta: Biaya pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 tidak seluruhnya gratis. Sejumlah instansi menetapkan biaya seleksi yang berbeda, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp400 ribu.
 
Besaran biaya pendaftaran tersebut umumnya mencakup pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis computer-assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, beberapa sekolah kedinasan juga menetapkan biaya seleksi internal.
 
Di sisi lain, ada sekolah kedinasan yang tidak memungut biaya penerimaan sama sekali. Pemerintah juga menyediakan fasilitas tarif Rp0 untuk peserta tertentu yang memenuhi kriteria.

Berikut ini daftar biaya Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 yang perlu kamu tahu:

Daftar biaya seleksi sekolah kedinasan 2026

1. PKN STAN: Rp400 Ribu

Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan biaya seleksi paling tinggi. Total biaya yang dikenakan mencapai Rp400 ribu, terdiri dari:
  • SKD CAT BKN: Rp100 ribu
  • Seleksi internal: Rp300 ribu

2. STMKG BMKG: Rp275 Ribu

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) BMKG menetapkan total biaya seleksi sebesar Rp275 ribu. Rinciannya:
  • Biaya pendaftaran: Rp75 ribu
  • SKD CAT BKN: Rp100 ribu
  • SKB CAT BKN: Rp100 ribu

3. Politeknik Imipas: Gratis

Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Politeknik Imipas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak memungut biaya dalam seluruh tahapan penerimaan calon taruna. Dengan demikian, peserta tidak dikenakan biaya seleksi penerimaan.

4. Poltekpin: Rp100 Ribu

Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) menetapkan biaya SKD sebesar Rp100 ribu.
 
Baca juga: Syarat Masuk PKN STAN 2026 Berubah: Tak Pakai UTBK, Wajib Nilai Matematika dan Bahasa Inggris Minimal 80  

5. STIN: Rp100 Ribu

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menetapkan biaya SKD CAT BKN sebesar Rp100 ribu.

6. Sekolah Kedinasan Kemenhub: Rp200 Ribu

Peserta sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikenakan biaya pendaftaran Rp200 ribu untuk setiap sekolah.

7. Politeknik Statistika STIS: Rp300 Ribu

Politeknik Statistika STIS menetapkan biaya seleksi sebesar Rp300 ribu. Biaya tersebut sudah mencakup komponen SKD.

8. IPDN: Rp100 Ribu

Peserta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dikenakan biaya SKD sebesar Rp100 ribu. Sementara itu, biaya Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) ditanggung melalui APBN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tahun Anggaran 2026.

9. Poltek SSN: Rp100 Ribu

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menetapkan biaya SKD CAT BKN sebesar Rp100 ribu.

Kesempatan bebas biaya seleksi di semua Sekolah Kedinasan

Selain perbedaan tarif tersebut, pemerintah menyediakan fasilitas tarif Rp0 untuk biaya ujian CAT BKN bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu. Kebijakan tersebut diatur melalui Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2024 sebagaimana diubah dengan Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2026.
 
Fasilitas ini ditujukan terutama bagi peserta dari keluarga kurang mampu hingga yang berdomisili di Daerah Tertinggal. Peserta yang ingin mengajukan tarif Rp0 dapat memilih opsi persetujuan pada tahap resume pendaftaran di portal SSCASN. 
 
Setelah itu, data akan divalidasi sistem setelah instansi menyelesaikan seleksi administrasi pascasanggah. Berikut ketentuan bebas biaya seleksi Sekolah Kedinasan:

Syarat Mendapat Tarif Rp0

Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan fasilitas bebas biaya CAT BKN.
 
Kategori peserta:
  • Berasal dari keluarga kurang mampu.
  • Berdomisili di Daerah Tertinggal sesuai wilayah yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 62 Tahun 2020.
  • Masuk dalam desil 1, 2, 3, atau 4.
Kuota:
  • Penerima fasilitas tarif Rp0 maksimal 2 persen dari total formasi.
Apabila jumlah pendaftar yang memenuhi kriteria lebih banyak dibandingkan kuota yang tersedia, penetapan dilakukan melalui sistem pemeringkatan. Pemeringkatan mempertimbangkan tingkat desil terendah, nilai rata-rata rapor semester 1 hingga 6 tertinggi, serta usia peserta yang paling tua.
 
Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi akan menerima pemberitahuan melalui akun SSCASN masing-masing. Penerima fasilitas tarif Rp0 tidak perlu membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada BKN untuk seleksi yang menggunakan sistem CAT.
 
Nah, itulah biaya pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026. Incaran kamu di mana nih?
 
Baca juga: 
 
 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan