Besaran biaya pendaftaran tersebut umumnya mencakup pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis computer-assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, beberapa sekolah kedinasan juga menetapkan biaya seleksi internal.
Di sisi lain, ada sekolah kedinasan yang tidak memungut biaya penerimaan sama sekali. Pemerintah juga menyediakan fasilitas tarif Rp0 untuk peserta tertentu yang memenuhi kriteria.
Berikut ini daftar biaya Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 yang perlu kamu tahu:
Daftar biaya seleksi sekolah kedinasan 2026
1. PKN STAN: Rp400 Ribu
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan biaya seleksi paling tinggi. Total biaya yang dikenakan mencapai Rp400 ribu, terdiri dari:- SKD CAT BKN: Rp100 ribu
- Seleksi internal: Rp300 ribu
2. STMKG BMKG: Rp275 Ribu
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) BMKG menetapkan total biaya seleksi sebesar Rp275 ribu. Rinciannya:- Biaya pendaftaran: Rp75 ribu
- SKD CAT BKN: Rp100 ribu
- SKB CAT BKN: Rp100 ribu
3. Politeknik Imipas: Gratis
Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Politeknik Imipas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak memungut biaya dalam seluruh tahapan penerimaan calon taruna. Dengan demikian, peserta tidak dikenakan biaya seleksi penerimaan.4. Poltekpin: Rp100 Ribu
Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) menetapkan biaya SKD sebesar Rp100 ribu.| Baca juga: Syarat Masuk PKN STAN 2026 Berubah: Tak Pakai UTBK, Wajib Nilai Matematika dan Bahasa Inggris Minimal 80 |
5. STIN: Rp100 Ribu
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menetapkan biaya SKD CAT BKN sebesar Rp100 ribu.6. Sekolah Kedinasan Kemenhub: Rp200 Ribu
Peserta sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikenakan biaya pendaftaran Rp200 ribu untuk setiap sekolah.7. Politeknik Statistika STIS: Rp300 Ribu
Politeknik Statistika STIS menetapkan biaya seleksi sebesar Rp300 ribu. Biaya tersebut sudah mencakup komponen SKD.8. IPDN: Rp100 Ribu
Peserta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dikenakan biaya SKD sebesar Rp100 ribu. Sementara itu, biaya Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) ditanggung melalui APBN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tahun Anggaran 2026.9. Poltek SSN: Rp100 Ribu
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menetapkan biaya SKD CAT BKN sebesar Rp100 ribu.Kesempatan bebas biaya seleksi di semua Sekolah Kedinasan
Selain perbedaan tarif tersebut, pemerintah menyediakan fasilitas tarif Rp0 untuk biaya ujian CAT BKN bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu. Kebijakan tersebut diatur melalui Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2024 sebagaimana diubah dengan Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2026.Fasilitas ini ditujukan terutama bagi peserta dari keluarga kurang mampu hingga yang berdomisili di Daerah Tertinggal. Peserta yang ingin mengajukan tarif Rp0 dapat memilih opsi persetujuan pada tahap resume pendaftaran di portal SSCASN.
Setelah itu, data akan divalidasi sistem setelah instansi menyelesaikan seleksi administrasi pascasanggah. Berikut ketentuan bebas biaya seleksi Sekolah Kedinasan:
Syarat Mendapat Tarif Rp0
Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan fasilitas bebas biaya CAT BKN.Kategori peserta:
- Berasal dari keluarga kurang mampu.
- Berdomisili di Daerah Tertinggal sesuai wilayah yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 62 Tahun 2020.
- Masuk dalam desil 1, 2, 3, atau 4.
- Penerima fasilitas tarif Rp0 maksimal 2 persen dari total formasi.
Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi akan menerima pemberitahuan melalui akun SSCASN masing-masing. Penerima fasilitas tarif Rp0 tidak perlu membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada BKN untuk seleksi yang menggunakan sistem CAT.
Nah, itulah biaya pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026. Incaran kamu di mana nih?
| Baca juga:
|
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda