Maranatha Melepas Tim KKN Tematik Citarum Harum
Pelepasan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik "Citarum Harum" Universitas Kristen Maranatha, Universitas Maranatha/Humas.
Jakarta:  Universitas Kristen Maranatha melepas tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik "Citarum Harum" yang terdiri dari mahasiswa dan dosen.  Pelepasan ini sekaligus menandai dimulainya kegiatan KKN, khususnya di sektor 6 dan 10 wilayah Citarum.

Program Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti 2018, yakni hibah KKN Tematik “Citarum Harum” telah dihibahkan kepada 10 institusi perguruan tinggi di
Jawa Barat, salah satunya Universitas Kristen Maranatha.  Program tersebut digelar dalam rangka program Pemerintah Pusat untuk perbaikan konotasi negatif Sungai Citarum. 


Sungai Citarum dikategorikan sebagai satu di antara 10 sungai terkotor sedunia. Program hibah ini merupakan salah satu bentuk percepatan perbaikan yang menjadi perhatian utama Presiden Jokowi dan menjadi tanggung jawab Gubernur Provinsi Jawa Barat dengan didampingi oleh pelaksana TNI Pangdam III Siliwangi, yang kini dijabat Mayjend Besar H. Karyawan.

Kepala Bidang Pusat Budaya LPPM Maranatha, Gai Suhardja menjelaskan, kegiatan terkait lingkungan hidup, khususnya sungai telah dimulainya sejak lama.  Dimulai dengan gerakan Cikapundung yang telah menghasilkan gagasan Teras Cikapundung.

"Suksesnya program Citarum Harum kelak akan menjadi pilot project bagi sungai-sungai secara nasional," terang Gai dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu 21 November 2018.

Mahasiswa Maranatha saat ini menggiatkan KKN Tematik Citarum Harum di tiga wilayah,
yaitu sektor 6, sektor 10, dan sektor 22. "Masing-masing daerah tersebut memiliki karakter
dan potensi kreatif masyarakat dan desa yang berbeda," imbuh Gai.

Baca: Peserta Wajib Catat Tanggal Penting dalam OSC

Salah satu kegiatan yang akan diadakan sebagai bagian dari KKN tematik ini adalah program Pelatihan Kewirausahaan, pada tanggal 24 November 2018.  Maya Malinda, Ketua KBK Kewirausahaan Program Studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi selaku koordinator mahasiswa dan dosen dalam kegiatan ini menjelaskan, bahwa kebutuhan masyarakat di wilayah Baleendah, Cisameung, dan Cimenyan adalah dalam hal kewirausahaan dan packaging produk-produk kuliner. 

"Untuk itulah Fakultas Ekonomi dan Fakultas Seni Rupa dan Desain Maranatha 
menyelenggarakan kegiatan KKN ini," imbuhnya.

Gai Suhardja menambahkan, di wilayah sektor 6, wirausaha kuliner menjadi unggulan. Mahasiswa di sana akan memperoleh pengalaman kerja sama pentahelix. “Usaha kuliner masyarakat menyisakan buangan limbah sampah, sehingga KKN tematik ini tidak hanya sebagai pembelajaran mahasiswa, tapi dapat bermanfaat bagi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan semua masyarakat yang berpartisipasi, agar dapat mengubah perilaku," lanjut Gai.

Menurutnya, masyarakat perlu meninggalkan kebiasaan lama yang membudaya, yaitu membuang sampah.  Lalu memperbarui dengan kebiasaan baru dan budaya tata kelola sampah agar sungai-sungai di Jawa Barat bebas limbah sampah. 

"Semoga generasi milenial mampu mewarisi apa yang menjadi kehendak bersama saat ini, menuju Citarum Harum sebagai cita kaum muda untuk Indonesia Emas," terangnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id