Ilustrasi/dok istimewa
Ilustrasi/dok istimewa

Jurnal Kesehatan Global Sebut NONS Efektif Tangkal Perkembangan Covid-19

Media Indonesia.com • 21 Juli 2022 10:09
Jakarta: Jurnal kesehatan terkemuka di dunia the Lancet Global Health merilis hasil penelitian Nitric Oxide Nasal Spray (NONS). NONS disebut efektif membantu menangkal berkembangnya covid-19 di saluran pernafasan atas.
 
The Lancet Global Health adalah jurnal yang menjadi sumber referensi pengetahuan seputar kesehatan global. Kualitas dan kredibilitasnya sebagai referensi dalam dunia kesehatan dapat dinilai dari skor Faktor Dampak Jurnal atau Journal Impact Factor (JIP) yang diraihnya, yakni sebesar 202.731 dan menduduki peringkat pertama untuk kategori Kedokteran Umum dan Penyakit Dalam pada 2022 Journal Citation Reports.
 
The Lancet Global Health menyimpulkan bahwa penggunaan NONS pada pasien infeksi SARS-CoV-2 gejala ringan dapat membantu mempercepat durasi penyembuhan gejala infeksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penelitian berdasarkan pada hasil uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap 306 peserta. Mereka merupakan pasien covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tergolong sebagai kelompok berisiko mengalami peningkatan penyakit, tidak divaksinasi, berusia di atas 45 tahun, dan memiliki satu atau lebih penyakit penyerta (komorbid).
 
Semua peserta menerima perawatan standar antara lain antipiretik untuk pengobatan demam dan nyeri, antitusif untuk batuk, dan hidrasi/nutrisi. Sebanyak 153 pasien diberikan NONS secara rutin 6 kali per hari masing-masing 2 kali semprot per lubang hidung selama 7 hari berturut-turut. Sedangkan 153 pasien lainnya tidak diberikan NONS (placebo).
 
Dalam penelitian tersebut, didapatkan hasil bahwa pasien yang menggunakan NONS dapat mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-4, sedangkan mereka yang tidak menggunakan NONS mencapai hasil RT-PCR negatif di hari ke-8. NONS mampu mengurangi virus di rongga hidung sebanyak 93,7% dalam 24 jam dan 99% dalam 48 jam.
 
NONS terbukti dapat mempercepat pembersihan virus di rongga hidung, memperbaiki status klinis (perbaikan skor CPS WHO), dan mengurangi pemburukan kesehatan akibat virus covid-19. Kajian ini juga tidak menemukan efek samping yang signifikan sehingga aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien.
 
Jurnal ini menyimpulkan bahwa seluruh data penelitian ini dapat digunakan sebagai bukti pendukung penggunaan NONS untuk pasien dengan infeksi dini covid-19, untuk mengurangi risiko perkembangan penyakit mereka.
 
Baca: Vaksin Booster Cukup Melindungi Jemaah Haji di Tanah Suci
 
Di Indonesia produk NONS yang dikenal ialah Enovid Nose Sanitizer yang dikemas dalam bentuk portable dan mudah dibawa. Enovid dikembangkan oleh Sanotize, perusahaan farmasi global asal Kanada dan dihadirkan oleh PT Laniros Dian Pharma.
 
Enovid telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan sejak November 2021 dan beredar di Indonesia sejak Februari 2022 setelah rangkaian Uji Klinis fase III di India selesai dilakukan.
 
“Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir, NONS dapat membantu menghambat penularan covid-19 di masyarakat sehingga mempercepat pemulihan kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang telah jenuh dengan masa pandemi yang berkelanjutan.” kata Direktur PT Laniros Dian Pharma, Elisabeth Paulus. (R-3)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif