Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud, Muhammad Hasbi. Foto: Dok. Medcom.id
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud, Muhammad Hasbi. Foto: Dok. Medcom.id

Memerdekakan Anak Berkreasi Jadi Investasi Terbaik Masa Depan

Pendidikan PAUD
Citra Larasati • 10 September 2020 21:06
Jakarta:  Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud, Muhammad Hasbi mendorong guru dan orang tua untuk memfasilitasi dan memberi kemerdekaan pada anak untuk berkreasi, berpikir, berkarya, dan mengeksplorasi dirinya.  Anak merupakan aset bangsa yang paling berharga, sehingga memerdekakan anak berkreasi merupakan bagian dari investasi terbaik untuk anak. 
 
"Mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas tidak saja secara eksklusif menjadi kewenangan pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, stakeholders termasuk dunia usaha," kata Hasbi dalam sambutanya saat memberikan hadian berupa Dana Pendidikan dari Faber-Castell kepada 26 guru dan siswa, yang dikutip dari siaran pers, Kamis, 10 September 2020.
 
Kemendikbud menyambut baik dan mengapresiasi Faber-Castell yang turut andil memberikan kontribusi dalam memberikan dana pendidikan kepada guru PAUD terpilih juga siswa yang telah menunjukkan kreativitasnya.  "Dalam era disrupsi inovasi saat ini, kreativitas menjadi kunci untuk berhasil," ujar Hasbi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui pendidikan anak usia dini, semua pihak ditantang untuk menyiapkan anak-anak yang memiliki kemampuan memecahkan masalah, kritis, analitis, berinovasi dan dapat beradaptasi untuk hal-hal baru yang tidak terduga.   Ia menambahkan, bahwa memberikan anak kesempatan untuk bebas berkarya menjadi kunci utamanya.
 
"Misalnya bebas menggambar sesuai imajinasinya, izinkan anak menikmati proses saat ia mencorat coret gambar dan memberikan warnanya. Berikan kepercayaan padanya bahwa ia dapat melakukannya sendiri," terangnya. 
 
Baca juga:  KPAI: Sekolah di Tasikmalaya Belum Siap Belajar Tatap Muka
 
Produsen alat tulis Faber-Castell memberikan hadiah berupa dana pendidikan kepada 26 siswa dan guru pemenang dari tiga kegiatan yang digelar sepanjang 2019-2020. Baik yang berasal dari Family Art Competitions (FACT), Family Colouring Competitions (FCC), dan Teacher Competitions (TC),
 
Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen mengatakan, dana pendidikan ini merupakan kompensasi dari hadiah semula yang seharusnya berupa tiket dan akomodasi dan paket wisata.  Keputusan mengubah jenis hadiah ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi pandemi covid-19 saat ini.
 
Richard juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan Faber-Castell di periode 2019/2020 harus dihentikan lebih cepat. Hal ini  sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19. 
 
Pihaknya, kata Richard, juga berkomitmen untuk mendepankan aspek keselamatan dan keamanan peserta kegiatan, yang didominasi anak dan keluarga ini. "Kondisi ini mengakibatkan sejumlah kegiatan nasional dihentikan sebelum jadwal seharusnya," jelas Richard.
 
Namun sebagai bentuk komitmen, kata Richard, pihaknya tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemenang  kegiatan.  Bentuk hadiah utama yang awalnya berupa paket wisata bagi para pemenang nasional, dikonversi dalam bentuk dana pendidikan.
 
Pemenang nasional Family Art Competitions (FACT) sedianya akan memperoleh hadiah berwisata ke Disneyland Hongkong, sementara Family Colouring Competitions (FCC) dan Teacher Competitions (TC) memperoleh hadiah wisata domestik ke Pulau Dewata Bali maupun Danau Toba. 
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif