Sidang paripurna DPR tentang RUU Sisna Iptek. Kemenristekdikti/Ageng Prasetyo.
Sidang paripurna DPR tentang RUU Sisna Iptek. Kemenristekdikti/Ageng Prasetyo.

UU Sisnas Iptek Bakal Perketat Izin Peneliti Asing

Pendidikan Riset dan Penelitian
Muhammad Syahrul Ramadhan • 16 Juli 2019 19:41
Jakarta:  Keberadaan Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) akan memperketat pengawasan pada peneliti asing yang melakukan penelitian di  Indonesia. Pasalnya, selama ini banyak peneliti asing nakal yang tak berizin leluasa meneliti di Indonesia.
 
"Nanti diatur ada sanksi yang diberikan. Yang selama ini bludas-bludus (leluasa) tidak bisa lagi, harus mengikuti aturan," kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, di DPR, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019.
 
Nasir mengatakan, nantinya para peneliti asing harus bekerja sama dengan peneliti Indonesia. Selain itu juga izin laporan untuk penelitian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bahkan material riset yang ada di Indonesia tidak serta merta bisa dibawa, itu enggak boleh harus kita lindungi semua kekayaan yang ada di Indonesia ini," terangnya.
 
Baca:  DPR Sahkan RUU Sisnas Iptek Jadi Undang-undang
 
Selain itu, dalam UU ini juga akan melindungi para peneliti. Nantinya usia pensiun peneliti akan diperpanjang, mengingat, selama ini sesuai Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), menetapkan usia pensiun 58 tahun untuk peneliti madya, sedangkan peneliti utama 60 tahun.
 
"Kami dorong karena mereka aset yang penting sekali, yang usia pensiunnya 58 tahun peneliti madya bisa sampai di usia 65 tahun, dan peneliti utama sampai di 70 tahun. Hasil riset nanti harus bisa menghasilkan invensi dan inovasi, ini harus kita dorong," imbuhnya.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif