"University of Arizona berkolaborasi dengan mitra international untuk membangun teleskop terbesar di dunia yang bernama GMT (Giant Magelian Telescope)," kata Development and Stewardship Manager Department of Astronomy, Steward Observatory Richard F. Caris Mirror Lab, Cathi Duncan, dalam keterangannya, Senin, 24 Juli 2023.
Teleskop ini memiliki 7 lensa yang setiap lensanya berdiameter 8,4 meter. Setelah itu, disusun membentuk heksagonal atau yang biasa dikenal dengan istilah sarang madu atau honeycomb.
Cathi menyebut membutuhkan waktu lama untuk membuat satu pola madu pada teleskop tersebut. Dia menjelaskan material yang digunakan untuk membuat teleskop tersebut tak sedikit.
"20 ton gelas atau kaca yang digunakan adalah produksi dari Ohara Glass Jepang. Di mana untuk menghasilkan satu ton material kaca dibutuhkan waktu hingga 4 bulan," ujarnya.
Dia mengatakan nantinya teleskop tersebut akan digunakan untuk menangkap dan memotret aktivitas antariksa. Setelah selesai dibuat di kampus yang bekerja sama dengan Sampoerna Univerisity itu, teleskop nantinya akan dibawa ke pusat antariksa di Chili.
"Lokasinya akan di Las Campanas Observatory, Chili. Karena di sana merupakan titik terbaik untuk memantau aktivitas antariksa secara geografis, cuaca, dan hal lain pendukungnya," papar Cathi.
| Baca juga: Tech Park University of Arizona Sediakan Inkubator Khusus untuk Riset Mahasiswa |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News