“Indonesia telah mencetak sejarah baru dengan meraih emas terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan AUG dan menjadi Juara Umum. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan menjadi bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan semangat juang para atlet mahasiswa Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, dikutip dari laman Puslapdik Kemdikbud, Jumat, 12 Juli 2024.
Kontingen Indonesia sukses menjadi Juara Umum dengan perolehan 296 medali terdiri atas 126 medali emas, 99 medali perak, dan 71 medali perunggu. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Thailand dengan perolehan 131 medali (53 medali emas, 50 medali perak, 28 medali perunggu) dan Malaysia menduduki peringkat ketiga dengan perolehan 104 medali (38 medali emas, 47 medali perak, 63 medali perunggu).
Suharti memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas torehan prestasi yang diraih oleh atlet mahasiswa Indonesia di ajang AUG Tahun 2024. Atlet mahasiswa Indonesia adalah bintang harapan bangsa yang sudah menunjukkan dedikasi, semangat juang, dan kerja keras luar biasa.
"Setiap tetes keringat, setiap langkah maju yang Anda ambil adalah bukti nyata bahwa Anda adalah para pahlawan olahraga masa kini,” kata Suharti.
Tuan rumah penutupan AUG 2024, Rektor Universitas Negeri Malang, Hariyono, mengucapkan selamat kepada kontingen Indonesia yang telah berhasil menjadi Juara Umum. Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, juga mengucapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan kontingen Indonesia menjadi Juara Umum AUG Tahun 2024.
Maria juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelatih, ofisial, dan pihak-pihak terkait yang telah memberikan dukungan penuh kepada para atlet, “Kemenangan ini tidak hanya milik para atlet tetapi juga merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari seluruh tim yang terlibat,” kata dia.
Farrel Armandio Tangkas, salah satu peraih medali emas cabor renang, mengatakan perhelatan AUG 2024 sudah cukup baik dalam hal akomodasi untuk mendukung atlet dapat bertanding secara maksimal. Farrel juga sangat senang dan kaget karena dia sendiri masih terkena jet lag akibat baru pulang training camp di Amerika Serikat.
Hal yang sama disampaikan Nadia Ramadona, salah satu peraih medali emas cabor pencak silat. Nadia menyampaikan pengalamannya mengikuti AUG 2024 sangat berkesan dan penuh pembelajaran karena peserta sangat kompetiti dan tak kalah mengesankan adalah semangat olahraga bisa menyatukan berbagai individu dari latar belakang berbeda.
Kesuksesan AUG 2024 bermanfaat luas
Keberhasilan Indonesia dalam menyelenggarakan ASEAN University Games (AUG) ke-21 ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan dapat memberikan berbagai manfaat luas untuk banyak pihak. Dari sisi persiapan, AUG mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan fasilitas olahraga dan infrastruktur pendukung lainnya.Hal ini akan memberi manfaat jangka panjang untuk atlet mahasiswa dan umum serta pertumbuhan ekonomi lokal. Raihan prestasi atlet berupa 126 medali emas dapat meningkatkan kebanggaan nasional dan memotivasi generasi muda untuk terlibat dalam olahraga.
ASEAN University Games juga menjadi wahana penting memperkuat hubungan antarnegara di Asia Tenggara dan Timor Leste. Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah dapat memperkuat posisi diplomatik dan kerja sama di bidang pendidikan dan olahraga dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya.
Kehadiran atlet, official, dan pendukung serta pejabat dari negara-negara ASEAN mampu meningkatkan eksposur kota Surabaya dan Malang serta Provinsi Jawa Timur lebih luas. Sehingga, menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata yang berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Indonesia juga dapat pengalaman berharga dalam peningkatan kapasitas penyelenggaraan. Menjadi tuan rumah ajang internasional besar memberikan pengalaman berharga bagi panitia, perguruan tinggi, dan kementerian serta pemerintah daerah dalam mengelola acara berskala besar.
Sehingga meningkatkan kapasitas dan reputasi Indonesia dalam menyelenggarakan acara internasional di masa depan. Liputan yang cukup masif juga dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya olahraga dan pendidikan serta mendorong partisipasi publik dalam kegiatan olahraga dan budaya.
Keberhasilan dalam menyelenggarakan ASEAN University Games Tahun 2024 tak hanya menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan acara besar. Tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat persatuan dan kerja sama di kawasan ASEAN.
Kerja sama yang baik antara Kemendikbudristek dan Kemenpora, serta kolaborasi yang apik antara sembilan universitas pelaksana pertandingan olah raga, yakni Universitas Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Brawijaya dan Universitas Islam Malang mampu melaksanakan semua pertandingan dengan baik dan lancar.
Dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Malang makin meningkatkan kenyamanan atlet untuk bertanding sekaligus menikmati wisata dan budaya Jawa Timur. Di sinilah kita betul-betul belajar, tidak ada yang sulit jika kita bergotong-royong mengerjakannya dengan segala keterbatasan waktu dan biaya sekalipun.
Keberhasilan dalam penyelenggaraan dan juga kesuksesan menjadi juara umum serta keberhasilan memberikan dampak yang luas dari pelaksanaan AUG 2024 menyiratkan pesan, semangat gotong-royong dan kekompakan mampu mencapai hasil yang optimal dengan segala keterbatasan yang ada.
| Baca juga: Top! Mahasiswa Unesa Borong Medali Terbanyak di AUG 2024 |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News