Ilustrasi. Foto: Dok. Kemendikbud
Ilustrasi. Foto: Dok. Kemendikbud

Evaluasi PTM di 16 Provinsi, P2G: Banyak Pelanggaran Prokes

Pendidikan jam masuk sekolah Virus Korona Pembelajaran Daring Pembelajaran Tatap Muka
Citra Larasati • 07 April 2021 16:22
Jakarta:  Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) memberikan evaluasi terhadap 16 provinsi yang sudah mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.  Daerah-daerah tersebut mulai menggelar PTM sejak Januari, Februari, dan April 2021.
 
Sejumlah provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, NTT, Papua, dan Papua Barat.  Fakta-fakta yang berhasil dihimpun P2G di antaranya banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan atau tidak melaksanakan 3M dengan disiplin di dalam sekolah.
 
Seperti di kabupaten Kepulauan Simeulue, Bogor, Kota Bekasi, Kab. Kepulauan Sangihe, Melawi, Batam, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Pandeglang, Bojonegoro, dan Situbondo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Contoh kasus yang banyak terjadi, guru dan siswa tidak memakai masker. Andai memakai masker, tetapi tidak sesuai protokol kesehatan, karena hanya dipakai di dagu saja.
 
"Kemudian masih terjadi pelanggaran terhadap 3M lainnya yaitu tidak menjaga jarak. Menurut gurunya karena faktor anak-anak kangen-kangenan, akhirnya lupa." Iman Zanatul Haeri, Kabid Advokasi P2G, Rabu, 7 April 2021.
 
Iman melanjutkan, kemudian pelanggaran juga terjadi di luar sekolah. Ketika pulang sekolah, siswa dan guru melanggar 3M seperti berkerumun, nongkrong tidak mematuhi prokes, tidak menjaga jarak, dan tidak mengenakan masker. 
 
Begitu pula saat siswa dan guru berangkat dan pulang sekolah saat menggunakan angkutan umum, seperti di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. 
 
"Tidak adanya kepatuhan terhadap prokes, di dalam kendaraan umum tidak ada pengaturan jaga jarak. Tentu ini berbahaya bagi kesehatan guru dan siswa," sambung guru sejarah SMA ini.
 
Baca juga:  Hanya 30% Siswa yang Diizinkan Orang Tua Ikut Uji Coba PTM di Jakarta
 
Vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan juga masih belum merata dan belum mencapai target. Laporan dari P2G Daerah di Kepulauan Sangihe (Sulut) vaksinasi baru untuk guru SMA/SMK, tetapi untuk guru PAUD, SD, dan SMP belum kunjung divaksinasi.
 
Kemudian Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, dan Agam (Sumbar), sebagian besar sekolah sudah mulai tatap muka.  Namun guru dan tenaga kependidikan belum tuntas divaksinasi.
 
"Akhirnya Guru dan Tendik yang belum divaksinasi merasa resah, sekolah sudah mulai uji coba tatap muka, namun mereka belum kunjung divaksinasi," ungkap Iman 
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif