Ilustrasi sekolah rusak.  Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi sekolah rusak. Foto: MI/Arya Manggala

Jokowi Minta Pusat dan Daerah 'Keroyok' Rehabilitasi Sekolah Rusak

Pendidikan sekolah ambruk sekolah rusak
Desi Angriani • 12 November 2019 15:14
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta renovasi gedung sekolah dipercepat. Pasalnya, banyak gedung sekolah dasar, SMP dan SMA yang rusak dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
 
"Memperbaiki infrastruktur pendidikan terutama rehabilitasi gedung-gedung sekolah baik SD, Sekolah Menengah yang rusak," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 November 2019.
 
Jokowi mengungkapkan, selama ini perbaikan gedung sekolah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kini, kewenangan itu harus dibagi dengan pemerintah pusat agar proses rehabilitasi menjadi lebih cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Walau ini ranah kewenangan daerah dan mestinya harus menjadi fokus pemerintah daerah, namun saya minta ada skema program bersama antara pusat dan derah dalam melakukan percepatan rehabilitasi gedung-gedung yang rusak berat, sedang, atau ringan," terangnya.
 
Di sisi lain, perbaikan sarana dan prasarana gedung sekolah akan mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan dari Sabang hingga Merauke. Begitu pula pembenahan sistem pendidikan yang lebih fleksibel dan adaptif.
 
"Karena mencakup 17.000 pulau dan 300 ribu sekolah yang ada," tambah Jokowi.
 
Adapun Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp6,5 Triliun untuk merenovasi sekolah yang rusak parah tahun ini.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif