Kampus Unpad. Foto: Unpad/Humas
Kampus Unpad. Foto: Unpad/Humas

RSPTN Unpad Bakal Kembangkan 3 Pusat Unggulan, Salah Satunya Stunting Center

Pendidikan Pendidikan Tinggi Unpad Perguruan Tinggi
Citra Larasati • 23 April 2022 14:51
Jakarta:  Rencana hadirnya Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Padjadjaran di kampus Jatinangor diharapkan mampu berkontribusi dalam penambahan jumlah rumah sakit di Jawa Barat. Selain itu, RSPTN Unpad akan didorong menjadi pusat unggulan pengembangan kualitas pendidikan dan riset di rumpun kesehatan.
 
Ketua tim pengembangan RSPTN Unpad. Ace Tatang Hidayat menjelaskan, ada tiga pusat unggulan yang akan dikembangkan di RSPTN Unpad. Pusat unggulan tersebut mencakup penguatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, serta mencakup kekuatan Unpad yang sudah dilakukan selama pandemi covid-19.
 
“Kekuatan kita di masa dan setelah pandemi itu harus menjadi keunggulan di rumah sakit ini,” kata Ace dilansir dari laman Unpad, Sabtu, 23 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pusat unggulan pertama adalah Trauma Center.  Ace mengatakan, pengembangan pusat unggulan trauma didasarkan pada kondisi sosial di sekitar kampus Jatinangor.
 
Di wilayah Bandung Timur, ada 52 pabrik skala besar yang beroperasi. Banyaknya pabrik ini membuat risiko kecelakaan kerja juga menjadi tinggi. Karena itu, RSPTN Unpad akan hadir dalam memberikan pelayanan khususnya terhadap penanganan kecelakaan kerja.
 
Guru Besar Fakultas MIPA Unpad tersebut memaparkan, pusat unggulan kedua dikembangkan untuk penanganan stunting. Stunting Center untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani masalah stunting di masyarakat. Jawa Barat sendiri belum memiliki pusat yang khusus menangani stunting, padahal angka stunting di provinsi ini masih cukup tinggi.
 
“Melalui Stunting Center ini, pelayanan tumbuh kembang dilakukan secara paripurna, sehingga tidak lagi di layanan primer,” tambahnya.
 
Pusat unggulan ketiga dikembangkan ke arah penyakit infeksi. Diakui Ace, penyakit infeksi masih menjadi masalah di Indonesia. Pusat ini akan terintegrasi dengan Laboratorium BSL-3 yang berada di Gedung Lab Sentral Unpad.
 
Selain itu, pengembangan pusat unggulan ini juga didasarkan pada adanya kekuatan aktivitas riset yang dilakukan Unpad mengenai penyakit tuberkulosis. Ace mengatakan, hadirnya RSPTN Unpad di Jatinangor juga memiliki posisi strategis.
 
Baca juga:  Mengintip Aktivitas Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di 'Ruang Aman' Unpad
 
Akses kampus yang makin mudah setelah hadirnya gerbang tol Jatinangor akan membuat RSPTN Unpad menjadi rujukan untuk rumah sakit lain. Pendirian RSPTN Unpad sendiri akan dikembangkan ke arah tipe B.
 
“Ke depan akan berkembang menjadi rumah sakit tipe A,” ujar Prof. Ace.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif