Perjuangna Darrell meraih medali kemenangan IJSO.
Perjuangna Darrell meraih medali kemenangan IJSO.

Penuh Perjuangan, Begini Perjalanan Siswa SMPK 2 Penabur Meraih Medali Kemenangan di IJSO

Muhammad Syahrul Ramadhan • 13 Maret 2026 15:15
Ringkasnya gini..
  • Keberhasilan Darrell di IJSO dimulai dari kecintaan terhadap mata pelajaran IPA.
  • Ia kemudian mengikuti ajang OSN.
  • Ia berusaha memperdalam pelajaran Kimia dengan menonton video di YouTube
Jakarta: Darrell Blessthee Hutagalung, siswa SMPK 2 Penabur membagikan perjuangannya ketika meraih medali di ajang 22nd International Junior Science Olympiad (IJSO). Keberhasilan itu dimulai dari kecintaan terhadap mata pelajaran IPA.
 
Sejak awal masuk SMPK 2 Penabur, Darrell mulai menyukai IPA. Ia mengasah pengetahuan lewat pengajaran guru di kelas. “Aku senang dengan IPA, terutama biologi karena bisa mempelajari tentang hewan dan
tumbuhan, itu sangat seru,” ujar Darrell.
 
Kemampuan Darrell di bidang IPA dibuktikan lewat perjuangan jatuh bangunnya hingga berhasil meraih medali perak pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang IPA.

“Proses persiapan untuk OSN sangat panjang, sejak kelas 7. Pada saat melaju ke tahap kota sebenarnya tidak menyangka akan lolos hingga tingkat nasional,” ungkap Darrell.
 
Setelah itu, langkah Darrell berlanjut dengan mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) I di Bandung bagi para pemenang OSN bidang IPA. Setelah kembali melalui proses seleksi yang ketat, Ia berhasil terpilih bersama enam pelajar lainnya untuk mewakili Indonesia melaju ke ajang 22nd International Junior Science Olympiad (IJSO) yang digelar pada 23 November - 2 Desember 2025 di Sochi, Rusia.
 
IJSO merupakan ajang kompetisi tingkat dunia bagi siswa jenjang SMP untuk menguji pengetahuan di bidang IPA mulai dari Fisika, Kimia, hingga Biologi. Pada tahun 2025, diikuti oleh 123 peserta dari 21 negara.
 
“Persiapannya cukup singkat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya dua bulan. Itupun baru dapat informasi lolos seleksi tanggal 17 Oktober. Lalu, dipersiapkan untuk ikut pelatnas II di Depok. Jadi, aku latihan secara intensif itu hanya satu bulan,” ungkap Darrell.
Dalam waktu persiapan yang relatif singkat, Darrell mengaku memiliki strategi khusus. Ia berusaha memperdalam pelajaran Kimia dengan menonton video di YouTube, lalu mengerjakan soal-soal IJSO tahun tahun sebelumnya dan mereviewnya.
 
“Aku senang sekali bisa bertanding di Rusia karena dapat bertemu dengan teman baru dari berbagai negara serta kurator pendamping yang sangat ramah,” tutur Darrell.
 
“Kalau soal IJSO nya sendiri menurutku lebih susah dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari praktikum, esay, dan MCQ memerlukan pemahaman materi yang mendalam. Saat praktikum, kelompokku kurang berhasil mengatur waktu dan pembagian tugas sehingga dari beberapa banyak bagian praktikum ada dua bagian yang belum selesai dikerjakan,” lanjut Darrell mengungkapkan kendala selama berkompetisi.
 
Namun, meskipun melalui banyak kendala Darrell tetap bersyukur dapat berhasil meraih medali perunggu.
“Proses yang tidak mulus membuatku ragu bisa dapat medali, tapi puji Tuhan akhirnya aku
berhasil mendapatkannya,” ungkap Darrell tersenyum.
 
Ia juga bersyukur karena perjalanan panjang dalam meraih prestasi mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, kepala sekolah, guru, dan teman-temannya. “Saat pelatihan hingga bertanding, Papa dan Mama termasuk Ibu Rita, Kepala SMPK 2 Penabur yang mengantarku. Guru-guru di sekolah juga selalu membantu untuk setiap kebutuhan lomba dan selalu mendoakanku setiap hari bersama teman-teman juga.” kata Derrell.
 
Derrell berpesan bagi teman-teman yang ingin meraih prestasi seperti dirinya untuk terus bekerja keras dalam menggapai mimpi. “Kalau kita sudah berusaha, kita tinggal berdoa dan serahkan semuanya kepada Tuhan. Pasti hasilnya yang terbaik,” tutup Darrell.
 
Darrell adalah salah satu siswa SMPK 2 Penabur yang memiliki profil BEST BPK Penabur Jakarta. Be Tough, memiliki jati diri, spiritualitas, dan karakter Kristiani yang utuh dan tangguh. Excel Worldwide, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk tujuan positif. Share with Society, menghargai kemajemukan dan memiliki kepedulian sosial. Trust in God, mengandalkan Tuhan serta menunjukan sikap takut akan Tuhan dalam kehidupan keluarga, sekolah, gereja, dan masyarakat.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan