Uji coba OSN-K 2026. DOK IG @puspresnas
Uji coba OSN-K 2026. DOK IG @puspresnas

Uji Coba OSN-K 2026 Mulai Besok, Simak Jadwal Lengkap dan Link Streaming Teknisnya!

Bramcov Stivens Situmeang • 05 Mei 2026 18:04
Ringkasnya gini..
  • Uji coba OSN-K digelar pada 5-8 Mei 2026 untuk panitia daerah, penanggung jawab, tim teknis, tim proktor, pengawas, operator, hingga peserta OSN-K.
  • Uji Coba OSN-K bertujuan memastikan seluruh peserta memahami penggunaan aplikasi ujian sehingga dapat mengikuti OSN-K tanpa kendala.
  • Uji coba penting untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan OSN-K yang sesungguhnya.
Jakarta: Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengajak seluruh peserta untuk bersiap mengikuti Uji Coba Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) yang akan digelar pada 5 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan ini ditujukan bagi panitia daerah, penanggung jawab, tim teknis, tim proktor, pengawas, operator, hingga peserta OSN-K.
 
"Yuk, ikuti Uji Coba OSN-K! Kegiatan ini bertujuan memastikan peserta memahami penggunaan aplikasi sehingga dapat mengikuti OSN-K tanpa kendala. Informasi lebih lengkap, Sobat dapat bergabung ke saluran WhatsApp OSN melalui tautan berikut: https://ringkas.kemendikdasmen.go.id/saluraninformasiosn," tulis informasi di akun Instagram @puspresnas dikutip Selasa, 5 Mei 2026.
 
Uji Coba OSN-K bertujuan memastikan seluruh peserta memahami penggunaan aplikasi ujian sehingga dapat mengikuti OSN-K tanpa kendala. Sebelum mengetahui jadwal lengkap dan manfaat mengikuti uji coba ini, yuk simak dulu penjelasan mengenai OSN berikut ini.

Apa Itu Olimpiade Sains Nasional (OSN)?

Melansir laman pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id, Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang talenta di bidang sains yang diselenggarakan untuk peserta didik jenjang SD/MI/Sederajat, SMP/MTs/Sederajat, dan SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat. OSN dilaksanakan secara bertingkat mulai dari tingkat sekolah hingga nasional, guna menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri.

Mekanisme bertingkat ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi seluruh peserta didik di Indonesia agar dapat berprestasi dan berkembang menjadi bibit-bibit talenta potensial bangsa.
 
Bagi Sobat Medcom yang tertarik, berikut jadwal hingga alasan kamu harus mengikuti Uji Coba OSN-K 2026.
 

Jadwal Pelaksanaan Uji Coba OSN-K 2026

Sinkronisasi data khusus moda semi-daring: 5-6 Mei 2026

1. 6 Mei 2026

  • 08.30-09.30 WIB: Paparan tim teknis ANBK terkait pelaksanaan sistem uji coba secara menyeluruh
  • 09.30-10.00 WIB: Sesi diskusi.
  • 10.00-11.00 WIB: Technical meeting dan informasi teknis OSNK jenjang pendidikan dasar.
  • 11.00-11.15 WIB: Penguatan peran pengawas dan panitia dalam mengawal kelancaran kegiatan OSNK 2026

2. 7 Mei 2026

  • 08.00-17.00 WIB: Pelaksanaan uji coba sistem OSNK hari pertama

3. 8 Mei 2026

  • 08.00-17.00 WIB: Pelaksanaan uji coba sistem OSNK hari kedua
Lantas, mengapa harus mengikuti uji coba OSN-K? Berikut penjelasannya

Kerugian tidak ikut uji coba OSN-K

  1. Kurang familiar dengan platform ujian
  2. Manajemen waktu kurang optimal
  3. Tingkat kesiapan lebih rendah
  4. Rentan mengalami kendala teknis saat pelaksanaan OSN-K
  5. Risiko kehilangan peluang maksimal karena kesalahan teknis kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir
Sebaliknya, dengan mengikuti uji coba, peserta akan meraih sejumlah manfaat berikut:

Manfaat mengikuti uji coba OSN-K

  1. Adaptasi dengan sistem ujian dan tipe soal
  2. Mengurangi risiko kendala teknis seperti jaringan internet, perangkat, dan akun
  3. Latihan manajemen waktu
  4. Meningkatkan kepercayaan diri
  5. Mendapatkan gambaran pelaksanaan OSN-K yang sesungguhnya
Paparan dari tim teknis ANBK terkait pelaksanaan sistem uji coba akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pusat Prestasi Nasional pada pukul 08.30-09.30 WIB. Uji coba menggunakan aplikasi berbasis TKA dan setiap peserta hanya diberikan kesempatan log-in sebanyak satu kali.
 
Nah, itulah ulasan mengenai uji coba OSN-K yang bisa kamu ketahui. Semoga bermanfaat ya!

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA