Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

SNMPTN/SBMPTN 2022

Siswa, Ini Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN Beserta Cara Mendaftarnya

Pendidikan sbmptn Penerimaan Mahasiswa Baru LTMPT PTN SNMPTN 2022 SNMPTN/SBMPTN 2022 SBMPTN 2022 Akun LTMPT
Citra Larasati • 05 Januari 2022 10:00
Jakarta:  Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyelenggarakan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022.  Nah, apakah kamu tahu perbedaan antara SNMPTN dan SBMPTN dalam penerimaan mahasiswa baru PTN? Yuk simak penjelasannya.
 
Ketua LTMPT, Mochamad Ashari, mengatakan mekanisme penerimaan mahasiswa baru (PMB) di perguruan tinggi negeri telah disosialisasikan sejak 1 Desember 2021 lalu.  Dalam sistem penerimaan mahasiswa baru PTN dibuka melalui tiga jalur, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri.
 
Tahun ini, PMB di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik jenjang sarjana dan D4, 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta 39 Politeknik Negeri melalui jalur Undangan SNMPTN dan SBMPTN.

Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

SNMPTN merupakan seleksi berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN dengan biaya subsidi penuh pemerintah. Sementara SBMPTN adalah seleksi calon mahasiswa baru PTN berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) saja, atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski berbeda jalur, namun langkah pertama yang harus dilakukan oleh siswa yang akan mengikuti SNMPTN 2022 dan SBMPTN 2022 adalah melakukan registrasi akun LTMPT sebagai syarat untuk dapat mendaftarkan diri di seleksi masuk PTN 2022. Adapun pendaftaran akun LTMPT untuk sekolah di SNMPTN 2022 dimulai sejak Selasa, 4 Januari 2022.
 
Langkah pertama diawali dengan registrasi akun LTMPT bagi sekolah mulai 4 Januari 2022 lalu diikuti registrasi akun LTMPT oleh siswa mulai 10 Januari 2022. "Batas akhir registrasi akun sekolah dan siswa pada 15 Februari 2022,” kata Ketua LTMPT, Mochamad Ashari, dikutip dari keterangan tertulis UGM, Rabu, 5 Januari 2022.
 
Baca juga:  Siswa, Ini Daftar 10 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik di Jawa
 
Registrasi akun LTMPT bagi Sekolah dan Siswa melalui laman Portal LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id. Setelah itu dilanjutkan dengan penetapan siswa yang eligible oleh Sekolah mulai 04 Januari - 08 Februari 2022. Pengisian PDSS mulai 08 Januari - 08 Februari 2022.
 
Pendaftaran SNMPTN pada 14 - 28 Februari 2022.  “Pengumuman Hasil SNMPTN dijadwalkan pada 29 Maret 2022,”tuturnya.

Alur Pendaftaran SBMPTN

Berikutnya, UTBK-SBMPTN tahun 2022 menggunakan komputer dan biaya ditanggung oleh peserta serta disubsidi oleh pemerintah. Tahapan mengikuti SBMPTN tahun 2022 diawali dengan registrasi Akun LTMPT pada 14 Februari -17 Maret 2022.
 
Secara spesifik mekanisme dan sosialisasi UTBK-SBMPTN akan dilakukan sampai dengan 15 April 2022.  Pendaftaran UTBK- SBMPTN pada 23 Maret -15 April 2022.
 
Pelaksanaan UTBK-SBMPTN dilakukan dalam dua gelombang di 74 Pusat UTBK PTN. Gelombang 1 pada 17 - 23 Mei 2022, dan Gelombang 2 pada 28 Mei - 03 Juni 2022. 
 
Baca juga:  Dibuka 10 Januari, Simak Yuk! Cara Registrasi Akun LTMPT untuk Siswa
 
Lalu, pengumuman Hasil Seleksi Jalur SBMPTN dijadwalkan pada 23 Juni 2022. Masa unduh sertifikat UTBK pada 25 Juni - 31 Juli 2022.

KIP Kuliah 

Ashari menyampaikan pemerintah akan memberikan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Untuk itu, siswa harus mengajukan bantuan biaya pendidikan skema KIP Kuliah terlebih dahulu.
 
Informasi detail dapat dilihat pada website Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan di https: //puslapdik.kemdikbud.go.id.
 
Informasi resmi tentang SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2022 dapat dilihat melalui laman https://www.ltmpt.ac.id. Layanan Call Center pada nomor 0804 1 450 450 dan Help Desk melalui https://halo.ltmpt.ac.id. Untuk akun media sosial Twitter dan Instagram LTMPT: @ltmptofficial, atau Facebook, Youtube dan TikTok LTMPT: LTMPT OFFICIAL.
 
Dalam penerimaan mahasiswa baru PTN, pemerintah mensyaratkan kuota penerimaan melalui jalur SNMPTN minimum 20 persen dari kuota, jalur SBMPTN minimum 40 persen dari kuota, dan jalur mandiri maksimum 30 persen. Sedangkan bagi PTN BH penerimaan melalui jalur SBMPTN minimum 30 persen dan seleksi mandiri maksimum 50 persen dari kuota.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif