Panja umumkan tujuh calon rektor UGM. Foto: Dok. UGM
Panja umumkan tujuh calon rektor UGM. Foto: Dok. UGM

Pemilihan Rektor UGM

Panja Umumkan 7 Bakal Calon Rektor UGM, Ini Daftar Namanya

Citra Larasati • 16 Maret 2022 19:35
Jakarta:  Panitia Kerja (panja) mengumumkan tujuh nama pendaftar yang telah melengkapi persyaratan administrasi pada tahap pendaftaran Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode 2022-2027.

Berikut daftar tujuh nama calon rektor UGM 2022-2027:

  1. Prof. Dr. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng dari Fakultas Peternakan UGM
  2. Prof. Dr. Ir. Bambang Agus Kironoto Prof dari Fakultas Teknik UGM
  3. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M. Eng dari Fakultas Teknik UGM
  4. Dr. Ir. Irawadi, CES dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto.
  5. Prof. dr. Ova Emilia, M. Med., Ed., Sp.OG (K)., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM,
  6. Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H., LL.M dari Fakultas Hukum UGM
  7. Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM.
“Kami perlu menyampaikan bahwa tahap Pendaftaran Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor Universitas Gadjah Mada Periode 2022-2027 telah terlaksana dengan baik. Tahap Pendaftaran telah diselenggarakan pada 24 Januari 2022 sampai dengan 9 Maret 2022 pukul 23.59 WIB,” ungkap Ketua Panitia Kerja, Subagus Wahyuono, Rabu, 16 Maret 2022.
 
Ia menerangkan, hingga batas waktu pendaftaran pada 9 Maret 2022 pukul 23.59 WIB terdapat delapan pendaftar yang melakukan registrasi secara daring dan telah memenuhi syarat minimal pendidikan serta pengalaman kerja. 
 
Kepada kedelapan pendaftar tersebut telah diberikan kesempatan untuk melengkapi dan menyempurnakan dokumen administrasi sebagaimana menjadi persyaratan dalam tahap Pendaftaran pada Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor Universitas Gadjah Mada Periode 2022-2027.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga batas waktu yang dimaksud, tujuh pendaftar berhasil melengkapi dan menyempurnakan keseluruhan persyaratan administrasi dalam tahap pendaftaran.  “Ketujuh pendaftar juga telah menyerahkan dokumen fisik secara lengkap kepada Panitia Kerja,” imbuh Subagus.
 
Pada periode kali ini, peserta Seleksi Calon Rektor diwajibkan untuk membuat Surat Motivasi dan Narasi Personal. Kedua persyaratan ini termasuk di dalam dokumen daftar riwayat hidup yang juga memuat penjabaran kebijakan umum universitas ke dalam program kerja dan strategi pencapaian tujuan oleh Bakal Calon Rektor sebagai salah satu persyaratan administrasi.
 
Persyaratan tambahan ini dibuat untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang motivasi bakal calon dan kemampuannya untuk menjelaskan mengapa bakal calon merupakan figur yang tepat untuk memimpin UGM dalam lima tahun ke depan.  Setelah tahap Pendaftaran, Panitia Kerja akan melakukan Seleksi Administrasi yang akan dimulai pada 24 Maret mendatang.
 
Dalam proses ini akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen dan verifikasi keabsahan dokumen para pendaftar.  Proses ini akan diselesaikan paling lambat pada 6 April 2022.
 
Hasil Seleksi Administrasi akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan sekaligus untuk mengumumkan pendaftar yang lolos pada tahap tersebut.  “Berikutnya, kami berharap untuk dapat menerima banyak masukan dari publik melalui Forum Aspirasi yang akan diselenggarakan pada 18 April 2022 hingga 29 April 2022,” ucap Subagus.
 
Persyaratan Bakal Calon Rektor diatur dalam Peraturan Majelis Wali Amanat UGM Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor Universitas Gadjah Mada.  Persyaratan yang tercantum di antaranya berkewarganegaraan Indonesia, berstatus sebagai dosen PNS atau dosen Pegawai Universitas, dan mempunyai  komitmen  terhadap  pelestarian  dan  pengembangan  nilai-nilai dan jati diri Universitas.
 
Baca juga:  Terbuka untuk Umum, Pendaftaran Calon Rektor UGM Dibuka Mulai Hari Ini
 
Bakal calon rektor juga harus berwawasan luas mengenai pendidikan tinggi, bergelar doktor, belum  berusia  60 tahun  pada  saat  dilantik  menjadi  Rektor.  Selain itu tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif