Gerhana matahari cincin. (Foto: AFP PHOTO/Juan Mambromata)
Gerhana matahari cincin. (Foto: AFP PHOTO/Juan Mambromata)

Kapan Gerhana Matahari Cincin Akan Terjadi? Simak Jadwalnya Disini

Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 Februari 2026 10:50
Ringkasnya gini..
  • Dunia astronomi akan kembali disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan. Fenomena Gerhana Matahari Cincin.
  • Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada pada titik apogee.
  • Para ahli astronomi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat mencoba mengamati fenomena matahari apa pun.
Jakarta: Dunia astronomi akan kembali disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan. Fenomena Gerhana Matahari Cincin diprediksi akan menghiasi langit pada 17 Februari 2026. Peristiwa langka ini menjadi pusat perhatian masyarakat dan para pengamat langit karena visualnya yang menyerupai cincin api di langit.
 
Gerhana Matahari Cincin terjadi saat Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi. Namun, karena posisi orbitnya, Bulan tidak sepenuhnya menutupi piringan Matahari. Hal ini menyisakan cahaya terang berbentuk lingkaran di sekeliling bayangan gelap Bulan, menciptakan efek visual yang sangat indah dan megah.
 
Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada pada titik apogee, yaitu di posisi terjauhnya dari Bumi. Pada kondisi tersebut, diameter Bulan akan terlihat lebih kecil dibandingkan diameter Matahari sehingga Bulan tidak mampu menutupi cahaya Matahari secara keseluruhan. Akibatnya, bagian tepi Matahari menjadi tetap terlihat dan membentuk cincin cahaya di sekeliling Bulan.

Meskipun fenomena ini sangat dinantikan, sayangnya Gerhana Matahari Cincin sempurna pada 17 Februari 2026 mendatang tidak melintasi wilayah Indonesia. Jalur utama gerhana ini diprediksi hanya akan melewati wilayah terpencil di Antartika.
 
Walaupun jalur cincin sempurnanya terbatas, peristiwa ini tetap menjadi momen istimewa bagi lembaga penelitian dan pengamat astronomi untuk melakukan studi ilmiah, mulai dari pengamatan atmosfer Matahari hingga sarana edukasi publik mengenai sistem tata surya.
 
Para ahli astronomi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat mencoba mengamati fenomena matahari apa pun. Sangat dilarang untuk melihat gerhana secara langsung dengan mata telanjang, karena radiasi cahaya matahari dapat membahayakan kesehatan mata secara permanen.
 
Jika Sobat Medcom berada di wilayah yang bisa menyaksikan fenomena ini, pastikan untuk menggunakan kacamata khusus gerhana dan alat bantu pengamatan yang aman dan teruji.
 
Munculnya Gerhana Matahari Cincin ini bukan sekadar pemandangan indah, tetapi juga menjadi pengingat akan keteraturan luar biasa dalam alam semesta. Fenomena ini membuktikan bahwa pergerakan benda-benda langit dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit yang akurat, memberikan kesempatan bagi manusia untuk terus belajar dan mengagumi rahasia tata surya.
 
(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan