Kuliah. Dok Medcom
Kuliah. Dok Medcom

Beasiswa Jadi Jurus Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi Jadi 39% di 2029

Ilham Pratama Putra • 13 April 2026 15:30
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah targetkan APK pendidikan Tinggi jadi 39 persen di 2029
  • Beasiswa jadi jurus meningkatkan APK Pendidikan Tinggi
  • Pemda dan swasta diharapkan terlibat dalam penyediaan beasiswa
Jakarta: Angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia masih berada di angka 34 persen. Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 39 persen dalam beberapa tahun ke depan.
 
“Kita ingin meningkatkan sampai 39 persen di tahun 2029,” ujar Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib di Jakarta, Senin, 13 April 2026.
 
Pemerintah akan mengandalkan dan memaksimalkan skema beasiswa untuk mencapai target tersebut. Skema bantuan pendidikan diperluas hingga melibatkan pemerintah daerah dan sektor swasta.

“Kalau hanya mengandalkan KIP Kuliah dari pusat, itu tidak memadai,” ujar Najib.
 
Saat ini, program KIP Kuliah telah menjangkau ratusan ribu mahasiswa. Jumlah penerimanya mencapai sekitar 950 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.
 
Baca juga: 10 Politeknik Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026, Mana Incaran Kamu?

“Tahun ini total sekitar 950.000 mahasiswa menerima beasiswa KIP Kuliah,” ungkap Najib.
 
Pemerintah juga mendorong lahirnya KIP Daerah (KIP-Da) dari pemerintah daerah. Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan bagi putra daerah.
 
“Kita mendorong Pemda untuk mengalokasikan beasiswa bagi putra daerahnya,” ujar dia.
 
Selain itu, dunia usaha juga diajak berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Beasiswa dari perusahaan dinilai bisa menjadi solusi tambahan.
 
“Kita dorong perusahaan melalui CSR untuk mengalokasikan beasiswa,” kata Najib.
 
Baca juga: UIN Jakarta Tembus Peringkat 29 Universitas Terbaik Dunia di QS WUR by Subject 2026

Beberapa perusahaan besar disebut telah menjalankan program tersebut, antara lain menyediakan beasiswa untuk jenjang sarjana. "Seperti Pertamina dan BSI yang sudah punya program beasiswa,” ujar dia.
 
Pemerintah berharap akses pendidikan tinggi semakin luas melalui kolaborasi ini. Sehingga, tidak hanya bergantung pada anggaran negara.
 
“Tujuannya agar semakin banyak anak Indonesia bisa kuliah,” tegas Najib.
 
Peningkatan partisipasi pendidikan tinggi dinilai penting untuk pembangunan nasional. Lulusan perguruan tinggi diharapkan menjadi penggerak ekonomi daerah.
 
“Harapannya mereka kembali membangun daerahnya,” harap dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan