Ilustrasi haji. Foto: Istimewa
Ilustrasi haji. Foto: Istimewa

Khusyuk dan Hidmat, Inilah Bacaan Doa Saat Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Tanah Suci

Muhammad Syahrul Ramadhan • 21 April 2026 15:52
Ringkasnya gini..
  • Jemaah haji kini mulai memadati Makkah di bulan Zulhijjah, merasakan haru dan syukur setelah menempuh perjalanan panjang menuju Tanah Haram.
  • Kota Makkah dijanjikan sebagai tempat aman dengan pahala berlipat ganda, menjadi momen emas bagi setiap hamba untuk beribadah dan memohon ampunan.
  • Jemaah dianjurkan membaca doa saat memasuki Tanah Haram sebagai wujud syukur serta permohonan agar diri dijaga dari murka Allah dan api neraka.
Jakarta: Arus kedatangan calon jemaah haji dari tanah air kini mulai memadati Kota Mulia, Makkah Al-Mukarramah. Suasana haru dan syukur menyelimuti para tamu Allah (Dhuyufurrahman) saat mereka melangkahkan kaki di kawasan Tanah Haram.
 
Setelah perjalanan panjang, momen menginjakkan kaki di tempat paling suci di bumi ini menjadi puncak kerinduan yang akhirnya terbayar.
 
Memasuki bulan Zulhijjah yang sering disebut sebagai bulannya orang haji, kawasan Masjidil Haram mulai dipenuhi jemaah dari berbagai penjuru dunia. Makkah bukan sekadar tempat singgah, di sinilah setiap hamba dijanjikan rasa aman, dilipatgandakannya pahala ibadah, hingga harapan untuk diselamatkan dari siksa neraka.


Wujud Syukur Melalui Doa

Sebagai bentuk syukur atas karunia agung ini, para ulama menganjurkan jemaah yang sedang berihram haji maupun umrah untuk membaca doa khusus saat memasuki wilayah Tanah Haram. Doa ini merupakan permohonan agar Allah SWT senantiasa memuliakan Baitullah serta menjaga jemaah dari murka-Nya.

Mengutip dari kitab Al-Wasail al-Syafi’ah karya Al-Muhaddits Muhammad bin ‘Ali Khirid al-Alawi al-Husaini al-Tarimi, berikut adalah bacaan doa yang dianjurkan:
 
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَعِزَّةً وَمَهَابَةً وَزِدْ مِنْ شَرَفِهِ وَعَظِّمْهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوْ اِعْتَمَرَهُ، تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمَا وَبِرًّا، اَللهم هَذَا حَرَمُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِيْ وَدَمِيْ عَلَى النَّارِ، اللهم قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، اللهم آمِنِّيْ مِنْ غَضَبِكَ وَعِقَابِكَ 
 
Allâhumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta’dhîman wa ‘izzatan wa mahabatan, wa zid min syarafihi, wa ‘adh-dhimhu mimman hajjahu au i’tamarahu, tasyrîf wa ta’dhîman wa takrîman wa birran. Allâhumma hâdza haramuka fa harrim lahmî wa damî ‘alan-nâr. Allâhumma qinî ‘adzâbaka yauma tab’atsu ‘ibâdaka. Allâhumma âminnî min ghadlabika wa ‘iqâbika.
 
Artinya: Ya Allah, tambahkanlah Baitullah ini kemuliaan, keagungan dan kewibawaan, tambahkanlah kemuliannya, agungkanlah ia dari orang yang haji atau umrah menujunya, muliakan, agungkan dan baguskan. Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu, maka haramkanlah daging dan darahku atas neraka. Ya Allah, jagalah aku dari siksa-Mu, di hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Ya Allah, amankanlah aku dari kemurkaan dan siksaMu.
  Membaca doa ini saat pertama kali tiba diharapkan dapat menata hati jemaah agar semakin khusyuk dalam menjalankan rangkaian manasik haji. Mengingat besarnya kemuliaan di Tanah Haram, setiap detik yang dilewati di Masjidil Haram adalah kesempatan emas untuk terus berzikir dan memohon ampunan.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan