Kampus UNS. Foto: Dok. UNS
Kampus UNS. Foto: Dok. UNS

Tim Penasihat Hukum UNS Fokus Dampingi Keluarga Almarhum Gilang

Citra Larasati • 11 November 2021 22:23
Jakarta: Universitas Sebelas Maret (UNS) menerjunkan tim dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum UNS untuk mendampingi proses hukum yang sedang berjalan.  Bahkan UNS juga menginstruksikan agar tim tersebut fokus mendampingi keluarga almarhum Gilang Endi Saputra selama menjalani proses hukum.
 
Meninggalnya mahasiswa Program Studi (Prodi) D-4 Keselamatan dan Kesehatan (K3) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Almarhum Gilang Endi Saputra, menyisakan duka yang mendalam.
 
Almarhum Gilang Endi Saputra meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa beberapa waktu lalu.  Insiden ini tentu tidak diinginkan semua pihak, termasuk pimpinan UNS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UNS pun tidak mau berlama-lama dan langsung bergerak cepat dengan membentuk Tim Evaluasi Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa yang diketuai Sunny Ummul Firdaus.
Tidak hanya itu, UNS secara kooperatif juga menerjunkan tim dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum UNS untuk mendampingi proses hukum yang sedang berjalan.
 
Baca juga:  Rektor UNS Ziarah dan Berkunjung ke Rumah Almarhum Gilang
 
Yang terbaru, UNS memutuskan untuk memfokuskan Tim Penasihat Hukum yang telah dibentuk untuk mendampingi keluarga Alm. Gilang Endi Saputra.  Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Ahmad Yunus.
 
“Pimpinan UNS memutuskan Tim Penasihat Hukum UNS difokuskan untuk memberikan pendampingan hukum kepada keluarga Almarhum Gilang Endi Saputra,” ujar Yunus dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis, 11 November 2021.
 
Ia mengatakan, pendampingan dari Tim Penasihat Hukum UNS akan dilakukan dengan penjelasan berupa edukasi seputar proses hukum yang sedang berlangsung.
 
Hal ini dimaksudkan agar keluarga Gilang bisa turut memantau proses penyidikan di kepolisian, sembari menunggu proses hukum berikutnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif