"Penyebaran disinformasi dan berita hoaks kian masif karena kini banyak orang dapat mengakses internet yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan berbagai jenis berita dan konten, bahkan memungkinkan setiap orang untuk membuat konten sendiri," kata pengelola American Corner UPT Perpustakaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Laura Stone dikutip dari laman itb.ac.id, Jumat, 18 Maret 2022.
America Corner ITB mengenalkan metode ESCAPE untuk menghindari dan menangkal berita hoaks. ESCAPE merupakan akronim dari Evidence (bukti), Source (sumber), Context (konteks), Audience (audiens), Purpose (tujuan), dan Execution (eksekusi).
Pengelola American Corner ITB Laura Stone memerinci metode ESCAPE:
Laura menuturkan pembaca mesti mencari berita yang dibaca melalui laman lain yang lebih kredibel. Kemudian, mengetahui sumber berita ini.
"Hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan orang yang menyebarkan berita ini kepada kita. Selanjutnya, kita juga harus mengetahui konteks dari berita yang kita baca," kata Laura.
Dia menyebut terkadang judul dari sebuah tulisan bias karena mengandung clickbait. Untuk itu, perlu membaca berita dengan lengkap untuk memahami konteks dari berita tersebut.
Laura menuturkan pembaca juga dapat mengetahui audiens yang dituju oleh sang penulis dari berita. Selain itu, pembaca juga harus mengetahui tujuan dari berita untuk mengetahui kebenaran berita tersebut.
"Terkadang berita yang berisi tujuan untuk melakukan provokasi dapat berpotensi menjadi berita hoaks," tutur Laura.
Terakhir, terkait eksekusi. Laura menjelaskan eksekusi memiliki makna cara penulisan dan pembuatan berita yang ditampilkan.
Kualitas tulisan, kerapihan tata bahasa, dan gambar yang tertera pada berita yang kurang baik dapat mengindikasikan berita tersebut hoaks. Laura juga berbagi beberapa langkah menangkal berita hoaks.
“Pertama, jangan hanya membaca judul dari berita. Membaca berita secara keseluruhan membantu kita untuk mengetahui isi dan konteks berita dengan jelas," tutur dia.
Kemudian, baca berita dari sumber tepercaya. Terakhir, pembaca dapat menggunakan sejumlah lama untuk memeriksa kebenaran berita.
"Periksa melalui laman factcheck.org dan hoaxy untuk memeriksa kebenaran berita,” ujar Laura.
Baca: Peran Pendidikan Dalam Menangkal Hoaks
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News