Jakarta: Sebanyak empat peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ketahuan curang. Kecurangan itu dinilai didorong ambisi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Riset Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, menyayangkan tindakan-tindakan yang menghalalkan segara cara untuk masuk PTN. Nizam mengingatkan masuk PTN bukan satu-satunya cara meraih kesuksesan di masa depan.
"Masuk ke PTN bukan segala-galanya ya," tegas Nizam di UNJ, Jakarta, Rabu, 18 Mei 2022.
Nizam mengatakan calon mahasiswa yang ingin masuk PTN untuk menggunakan upaya diri sendiri dengan maksimal. Calon mahasiswa harus percaya dengan kemampuan diri sendiri.
"Belajar dengan baik, percayalah pada diri sendiri. Hasil tidak akan pernah mengkhianati upaya," tutur dia.
Nizam menyebut bila gagal masuk PTN, masih banyak perguruan tinggi swasta (PTS) yang juga tak kalah bagus. Dia memastikan bantuan dari pemerintah kepada mahasiswa tak mampu juga berlaku di PTS.
"Masih banyak juga berbagai macam bentuk dukungan dari pemerintah dalam bentuk KIP Kuliah yang itu tidak hanya untuk PTN tapi juga untuk mahasiswa PTS," kata Nizam.
Baca: Kemendikbudristek: Curang UTBK-SBMPTN Merugikan Diri Sendiri
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan