Menguasai perkalian dasar 1–100 bukan hanya tentang menjawab soal di atas kertas seperti 8 x 8 atau 6 x 4, tetapi tentang melatih logika berpikir dan mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari menghitung kembalian belanja hingga memahami data kompleks.
Namun, masalah utama dalam belajar perkalian adalah metode hafalan mati yang membosankan. Memaksa otak menghafal deretan angka tanpa memahami polanya hanya akan membuat informasi tersebut cepat hilang.
Agar perkalian benar-benar "nyangkut" di otak, kita perlu pendekatan yang seru, praktis, dan logis. Berikut ini merupakan tips untuk belajar perkalian dasar 1-100 dengan praktis.
Memahami Konsep
Sebelum masuk ke tabel angka, hal pertama yang harus ditanamkan adalah konsep dasar. Perkalian bukanlah sihir. Perkalian adalah cara singkat untuk melakukan penjumlahan.Jika menyebut 3 x 4, itu artinya ada angka 4 yang dijumlahkan sebanyak 3 kali (4 + 4 + 4 = 12). Dengan memahami ini, beban otak untuk menghafal akan berkurang karena kita tahu cara membangun jawabannya jika lupa.
Mulai dari yang Termudah
Jangan langsung menyerbu angka sulit seperti 7 atau 8. Mulailah dari angka yang memiliki pola "ajaib" yang mudah diingat. Berikut ini adalah tips menghitung perkalian dengan cepat.
Perkalian 1: Angka apa pun dikalikan 1 hasilnya adalah angka itu sendiri.
Perkalian 10: Tinggal tambahkan angka 0 di belakangnya. 5 x 10 = 50.
Perkalian 2: Ini hanyalah angka yang diduakalikan atau ditambah dirinya sendiri (konsep genap). 6 x 2 sama dengan 6 + 6 = 12.
Perkalian 5: Polanya selalu berakhir di angka 0 atau 5. Gunakan bantuan jari (satu jari bernilai 5) untuk visualisasi.
Gunakan Trik Pola Angka
Selain itu, ada beberapa trik yang membuat perkalian angka besar terasa seperti permainan:Trik Jari untuk Perkalian 9:
Bentangkan sepuluh jari kamu. Jika ingin menghitung 9 x 3, tekuk jari ketiga dari kiri. Jari di sebelah kiri yang ditekuk adalah puluhan (2), dan jari di sebelah kanan adalah satuan (7). Hasilnya: 27! Trik ini berlaku untuk 9 x 1 hingga 9 x 10.
Pola Simetris (Sifat Komutatif)
Ini adalah kunci rahasia menghemat hafalan hingga 50%. Ajarkan bahwa a x b sama dengan b x a. Jika kamu sudah tahu 4 x 8 = 32, maka kamu otomatis tahu 8 x 4 = 32. Dengan memahami sifat ini, tabel perkalian yang terlihat luas sebenarnya hanya setengahnya saja yang perlu diingat secara mendalam.
Visualisasi dengan Tabel Pythagoras
Alih-alih daftar memanjang ke bawah, gunakan Tabel Pythagoras (kotak grid 10x10). Tabel ini memungkinkan otak melihat hubungan antar angka secara visual. Saat kita melihat pertemuan antara baris ke-6 dan kolom ke-7, kita melihat angka 42. Visualisasi kotak ini membantu memori fotografis bekerja lebih baik daripada sekadar teks linear.
Belajar Sambil Bermain
Agar tidak bosan, ubah sesi belajar menjadi permainan, contohnya seperti:
Kartu Flash Interaktif: Buat kartu dengan soal di depan dan jawaban di belakang. Lakukan kompetisi cepat-cepatan.
Dadu Perkalian: Lempar dua dadu, lalu kalikan angka yang muncul. Siapa yang paling cepat menjawab, dia yang menang.
Aplikasi Edukasi: Di era digital, banyak aplikasi gratis yang mengubah soal perkalian menjadi petualangan RPG atau teka-teki warna-warni.
Teknik dengan Lagu dan Irama
Otak manusia jauh lebih mudah mengingat lirik lagu daripada deretan angka hambar. Cobalah membuat irama atau lagu sederhana untuk perkalian angka yang sulit (seperti angka 7 atau 8). Banyak konten di YouTube yang menyediakan lagu perkalian dengan melodi populer. Irama membantu menciptakan hook di memori jangka panjang.Latihan Bertahap
Otak memiliki kapasitas terbatas untuk menyerap informasi baru. Gunakan teknik Spaced Repetition (pengulangan berjarak). Fokuslah pada satu angka dalam satu atau dua hari. Misalnya, "Hari ini adalah Hari Angka 6". Fokuslah pada semua perkalian 6. Besok, ulangi sedikit, lalu tambahkan angka 7. Jangan memaksakan hafal 1–100 dalam satu malam.
Menghadapi "Angka Musuh" (6, 7, 8)
Bagi kebanyakan orang, perkalian 6, 7, dan 8 adalah yang paling sulit. Solusinya? Gunakan teknik penerjemahan ke angka mudah.
Contoh: 8 x 8. Jika lupa, gunakan angka yang sudah hafal.
"Aku tahu 5 x 8 = 40. Karena ini 7 x 8, berarti tinggal tambah 8 dua kali lagi (40 + 8 + 8 = 56)." Kemampuan untuk memecah angka sulit menjadi bagian-bagian kecil adalah tanda bahwa seseorang telah menguasai logika matematika, bukan sekadar membeo.
Berikut ini adalah perkalian dari 1-100
Perkalian 1
1 x 1 = 1
2 x 1 = 2
3 x 1 = 3
4 x 1 = 4
5 x 1 = 5
6 x 1 = 6
7 x 1 = 7
8 x 1 = 8
9 x 1 = 9
10 x 1 = 10
Perkalian 2
1 x 2 = 2
2 x 2 = 4
3 x 2 = 6
4 x 2 = 8
5 x 2 = 10
6 x 2 = 12
7 x 2 = 14
8 x 2 = 16
9 x 2 = 18
10 x 2 = 20
Perkalian 3
1 x 3 = 3
2 x 3 = 6
3 x 3 = 9
4 x 3 = 12
5 x 3 = 15
6 x 3 = 18
7 x 3 = 21
8 x 3 = 24
9 x 3 = 27
10 x 3 = 30
Perkalian 4
1 x 4 = 4
2 x 4 = 8
3 x 4 = 12
4 x 4 = 16
5 x 4 = 20
6 x 4 = 24
7 x 4 = 28
8 x 4 = 32
9 x 4 = 36
10 x 4 = 40
Perkalian 5
1 x 5 = 5
2 x 5 = 10
3 x 5 = 15
4 x 5 = 20
5 x 5 = 25
6 x 5 = 30
7 x 5 = 35
8 x 5 = 40
9 x 5 = 45
10 x 5 = 50
Perkalian 6
1 x 6 = 6
2 x 6 = 12
3 x 6 = 18
4 x 6 = 24
5 x 6 = 30
6 x 6 = 36
7 x 6 = 42
8 x 6 = 48
9 x 6 = 54
10 x 6 = 60
Perkalian 7
1 x 7 = 7
2 x 7 = 14
3 x 7 = 21
4 x 7 = 28
5 x 7 = 35
6 x 7 = 42
7 x 7 = 49
8 x 7 = 56
9 x 7 = 63
10 x 7 = 70
Perkalian 8
1 x 8 = 8
2 x 8 = 16
3 x 8 = 24
4 x 8 = 32
5 x 8 = 40
6 x 8 = 48
7 x 8 = 56
8 x 8 = 64
9 x 8 = 72
10 x 8 = 80
Perkalian 9
1 x 9 = 9
2 x 9 = 18
3 x 9 = 27
4 x 9 = 36
5 x 9 = 45
6 x 9 = 54
7 x 9 = 63
8 x 9 = 72
9 x 9 = 81
10 x 9 = 90
Perkalian 10
1 x 10 = 10
2 x 10 = 20
3 x 10 = 30
4 x 10 = 40
5 x 10 = 50
6 x 10 = 60
7 x 10 = 70
8 x 10 = 80
9 x 10 = 90
10 x 10 = 100
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News