Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, Medcom.id/Intan Yunelia.
Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, Medcom.id/Intan Yunelia.

KPAI Nilai Zonasi Sejalan dengan UU Perlindungan Anak

Pendidikan Sistem Zonasi PPDB 2019
Intan Yunelia • 20 Juni 2019 14:22
Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kebijakan ini dinilai sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
 
“Kami KPAI menilai pendekatan anak dari rumah ke sekolah itu adalah kepentingan terbaik bagi anak. Sebagai mana amanat UU perlindungan anak,” kata Komioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti saat Konferensi Pers mengenai PPDB di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Rabu 19 Juni 2019.
 
Jarak sekolah dan rumah yang dekat memungkinkan fungsi pengawasan jadi lebih terkontrol. Orangtua bisa memantau pergaulan anaknya serta menghindari kasus-kasus kriminal seperti penculikan anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mereka tidak perlu naik kendaraan apapun hanya jalan kaki atau sepeda. Kedua, dia juga sehat secara pencernaan karena dia sempat sarapan karena sekolahnya dekat, terus makan siang juga bisa diantarin orang rumahnya, jadi secara pemenuhan gizi dan keteraturan dalam makan pun akan menimbulkan kesehatan pencernaan terhadap anak,” terang KPAI.
 
Baca:Ombudsman: Terjadi Miskoordinasi Pusat dan Daerah Soal Zonasi
 
Jarak sekolah dan rumah yang dekat pun bisa mempererat jalinan pertemanan. Lingkungan teman-temannya tak jauh berbeda antara di rumah dan di sekolah.
 
“Ini akan menutup akses tawuran misalnya karena temannya dia keluarganya kenal jadi tidak mungkin mereka tawuran. Karena itu, ini berarti baik bagi anak-anak. Orangtua juga karena dekat dengan sekolah dia mudah kita libatkan. Kalau ada sesuatu itu akan mudah sekali dilibatkan,” ujar Retno.
 
Kekerasan di Pendidikan pun semakin bisa untuk diminalisasi. Karena selama ini siswa banyak dijemput dengan menggunakan kendaraan. Otomatis mereka tersebut berada di lingkungan yang jauh dari sekolah.
 
“Coba sekolah dekat dari rumah, kita bisa mengawasi anak-anak dan penculikan bisa diminimalkan. Semua hal yang membahayakan anak-anak bisa kita minimalkan,” pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif