Direktur BINUS Graduate Program Dr. Sani Muhamad Isa,.
Direktur BINUS Graduate Program Dr. Sani Muhamad Isa,.

Raih Akreditasi, BINUS Tak Ingin Hanya Dilihat Gedung Bagus

Medcom • 30 Maret 2023 17:00
Jakarta: BINUS Graduate Program (BGP) meraih akreditasi ‘unggul’ untuk Master of Information System Management (MMSI) dan Master of Industrial Engineering (MTD). Selain itu, program doktor ilmu komputer atau BINUS Doctor of Computer Science (DCS) meraih akreditasi ‘baik sekali’.
 
Director of BGP, Dr. Sani Muhamad Isa mengatakan pencapaian tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah kepada BINUS yang melaksanakan proses pendidikan dengan baik, khususnya di tiga program studi tersebut.
 
Program studi lain di BGP telah memiliki akreditasi ‘A’ untuk Master of Computer Science (MTI) dan akreditasi ‘B’ untuk Master in Communication Science (MIK).

“Pak Rektor sering menyampaikan, BINUS jangan dikenal karena (gedung) kampusnya saja yang bagus. Yang perlu kita tunjukkan adalah reputasi yang baik sehingga masyarakat bisa melihat proses (pendidikan) di dalamnya juga mendapatkan pengakuan,” kata Sani.
 
Dia menekankan, prestasi tersebut turut mengerek kepercayaan diri serta motivasi dalam melakukan perbaikan. Semua masukan dari pihak asesor yang melakukan penilaian saat proses akreditasi pun menjadi pertimbangan penting bagi BINUS untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan dan layanan.
 
Sani menyebut BINUS memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Mayoritas dosen BINUS Graduate Program (64%) melanjutkan program S2 dan S3 ke universitas ternama di luar negeri.
 
“Sistem KPI (Key Performance Indicator) di BINUS memotivasi kami (dosen) untuk menjaga standar kompetensi, baik dari sisi riset, pengajaran, maupun sisi profesionalitas. Artinya dosen-dosen yang memiliki KPI yang baik itu otomatis adalah dosen-dosen yang memiliki kompetensi baik,” kata Sani.
 
BINUS juga mendesain kurikulum fleksibel dengan melibatkan industri. Strategi ini menjaga kualitas pendidikan BINUS agar selalu terkini dan relevan dengan kebutuhan industri.
 
Head of Master of Industrial Engineering Study Program, Dr Muhammad Asrol mencontohkan di program studinya, mereka terbuka terhadap berbagai pendapat dari industri, akademisi di luar BINUS, dan para alumni.
 
Dia memahami bahwa dosen tidak selamanya memiliki informasi terkini terkait dunia industri sehingga mereka harus mau mendengarkan perspektif dari sudut berbeda.
 
“Kami kumpulkan mereka, kemudian kami minta pendapatnya tentang kurikulum yang sedang dijalankan. Dari situ kami punya banyak masukan dan tentu kami pertimbangkan untuk dimasukkan ke kurikulum,” ucap Asrol.
 
Deputy Head of DCS Dr Ford Lumban Gaol mengatakan, mahasiswa DCS akan memiliki banyak peran sebagai ahli teknologi dan mampu melakukan pendekatan multidisipliner pada riset mereka karena telah terekspos oleh beragam bidang ilmu dalam teknologi.
 
Head of Department of Master in Information System Management (MMSI), Dr Tanty Oktavia mengatakan banyak hasil penelitian mahasiswa berdampak positif terhadap industri dan keilmuan.
 
“Kami fokus melakukan penelitian yang bisa dipakai untuk industri ataupun keilmuan dan banyak dari mereka mendapat grant ketika menjalankan tesis. Karena topik penelitiannya menarik dari sisi keilmuan dan bidang penelitian,” kata Tanty.
 
Perkuliahan S2 di MMSI juga, lanjut dia, tidak hanya berdasarkan konteks buku tetapi juga melihat dari riset-riset terkini yang dilakukan peneliti sebelumnya.
 
“Di kelas biasanya kami sharing knowledge atau bertukar pendapat terkait apa yang mereka hadapi di industri dan bagaimana menyelesaikan permasalahannya,” ujar Tanty.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan